TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Tubagus Hafizd Fesa Maulana adalah salah satu siswa SMAN 4 Kota Sukabumi yang berhasil lolos ke tingkat Jawa Barat setelah berhasil menjuarai KSM (Kompetisi Sains Madrasah) tingkat Kota Sukabumi, untuk kategori individu jenjang MA/SMA bidang Biologi yang digelar Kantor Kemenag Kota Sukabumi, awal Bulan Juli 2024 lalu.
Saat ditemui disela kegiatan belajarnya, jelang pengumuman hasil seleksi KSM tingkat Jawa Barat yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2024 lalu, Hafidz mengaku sangat berharap bisa lolos dan berlaga mewakili Provinsi Jawa Barat sekaligus mengharumkan sekolah, kota dan keluarganya ditingkat nasional di Ternate nanti.
“Saya sangat berharap bisa mewakili Provinsi Jawa Barat baik diajang KSM maupun OSN ditingkat nasional,” harapnya.
Untuk itu, Ia mengaku sudah mempersiapkan diri dengan berlatih memperdalam soal – soal yang mungkin akan diberikan pada KSM tingkat nasional nanti.

“Sebetulnya saya juga kaget bisa jadi juara saat mengikutii KSM tingkat kota, sekaligus lolos ke tingkat provinsi, karena saya belum pernah mengikuti lomba – lomba, dan Alhamdulillah pertama kali ikut lomba, bisa langsung lolos ke tingkat provinsi,” tambahnya.
Sementara Staf Kurikulum, Bidang Prestasi Akademik, SMAN 4 Kota Sukabumi, Dindin Mulyadin, S.Pd mengaku senang dan bangga ada siswanya yang bisa melanjutkan tradisi lolos mengikuti lomba hingga ke tingkat provinsi, dimana pada tahun – tahun sebelumnya diajang yang sama ada pula siswa dari sekolah yang dipimpinnya tersebut yang lolos, walaupun belum berhasil lolos hingga ketingkat nasional.
“Sesuai dengan visi dan misi SMAN 4 Kota Sukabumi, kita ingin memberikan perhatian lebih terhadap siswa yang memiliki prestasi lebih, baik dibidang akademik maupun non akademik, untuk itu, selain bersyukur kita juga mensupport mereka sepenuhnya,” tegas Dindin, Rabu (07/08/2024).
Disebutkan, sebagai persiapan bila siswanya tersebut lolos ketingkat nasional, pihaknya telah memginstruksikan guru pembimbing dan rekanan untuk terus membantu memberikan pelatihan terhadap siswa yang bersangkutan.
“Disamping ada guru pembimbing, kami juga ada rekanan dari lembaga luar yang bisa membantu memberikan soal – soal pelatihan secara mandiri,” jelasnya. (Rifal)





