Erwin M.Pd: “Menangislah di SMK, Tertawalah Kalian di Tempat Industri atau Kuliah”

(TEROPONG INDONESIA)-, Sebelum melaksanakan pembelajaran di sekolah dalam mengawali tahun ajaran 2024/2025. Siswa baru wajib mengetahui lingkungan dan warga sekolah seutuhnya. Hal itu berdasakan penetapan aturan Kementrian dan Dinas Pendidikan, bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) wajib dilakukan oleh sekolah, sebagai program wajib satuan pendidikan untuk siswa baru.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan SMKN 1 Kota Cimahi, Erwin M.Pd menjelaskan pada tahun ini SMKN 1 Kota Cimahi menyelenggarakan MPLS dengan tema “Kilauan Masa, Bangkitkan Tekad Yang Kuat”. Kenapa kita mengambil tema itu, karena jaman sekarang anak-anak mentalnya kurang bagus,” jelasnya saat mengawali wawancara khusus bersama Tabloid TEROPONG INDONESIA dan Majalan Sunda Mangle (17/7/2024)

Menurutnya kegiatan MPLS terlaksana sesuai arahan dari Gubernur Jabar, MPLS tidak ada perploncoan. Namun pihak sekolah berupaya menerapkan MPLS yang membangun kedisiplinan, tanggung jawab, jujur dan kreatifitas dengan tujuan membangkitkan jiwa mereka. Misalnya kegiatan MPLS dimulai jam 5:15 sampai 13:30wib , sebagai upaya membiasakan kedisiplinan atau datang lebih pagi. Sebab kondisi lalu lintas sekitar SMKN 1 Kota Cimahi itu jalur macet.

Selain itu, mengikuti panduan MPLS dengan melibatkan instansi atau lembaga di luar sekolah. Misalnya pembahasaan anti korupsi dari Kejaksaan, selanjutnya dari BNN agar anak tahu jenis dan bahaya dari narkoba, dan dari pihak Kepolisian untuk ketertiban lalu lintas dan kenakalan remaja.

Erwin M.Pd mengungkapkan indikator kesuksesan MPLS adalah adanya perubahan yang awalnya mereka masuk masih kelihatan membawa kebiasaan pelajar SMP/MTs, maka setelah masuk ke sini, mereka sadar telah menjadi siswa SMK sesuai budaya yang diaplikasikan di sekolah.

“Seperti budaya 5 S adalah senyum, salam, sapa, sopan, dan santun. Serta pakaian dan rambut rapi. Budaya 5 S ini menjadi ciri khas siswa. Sempat ada tamu yang bertanya, kenapa saya bukan pengajar tapi mereka tetap mengangap tamu sebagai guru?… sikap itu menjadi bukti keberhasilan menerapkan budaya 5 S.

Erwin M.Pd yang aktif sebagai Ketua Forum Wakasek Kota Cimahi KCD VII Dinas Penidikan Jawa Barat mengingatkan kepada para siswa baru “menangislah di SMKN 1, tertawalah kalian di tempat industri atau kuliah”. Maknanya bagi mereka yang bersusah payahnya atau bersungguh-sungguh belajar di SMK, kelak akan gembira di masa depannya.

https://www.koransinarpagijuara.com/2022/06/26/media-cetak-diprediksi-lebih-menyehatkan-akal-pikiran-dibandingkan-media-sosial/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *