Penistaan Agama Terjadi Lagi, inilah Faktor Penyebabnya

Masih di hari yang sama, berita tentang penistaan agama terjadi di Bandung. Pasalnya, Kepolisian Resor Kota Besar Bandung langsung mengusut warga negara asing (WNA) karena meludahi imam Masjid Jami Al-Muhajir, Buahbatu, Kota Bandung, yang menyetel murotal Al-Qur’an. ( cnnindonesia.com 29/04/2023)

Warga negara asing (WNA) itu langsung meninggalkan guest house tempatnya menginap usai membentak dengan berkata kasar dan meludahi imam Masjid Jami Al-Muhajir Basri Anwar di Kompleks Margahayu Raya, Kota Bandung, Jumat (28/04/2023) pagi. Ia pergi sambil membawa satu buah koper besar dan tas. (republika.com 29/04/2023)

Dari kedua berita di atas, sangat miris karena di negara ini Islam merupakan agama mayoritas yang dianut oleh masyarakat akan tetapi penistaan agama masih sering terjadi. Dari menghina hukum Allah swt, Rasulullah saw hingga Al-Qur’an.

Melihat dari kejadian-kejadian penistaan agama yang terus terjadi menandakan bahwa penanganan yang dilakukan selama ini tidak berefek jera. Meskipun para pelaku penista agama mendapatkan hukuman namun hukuman yang diberikan ringan sehingga tidak berefek jera bahkan ada yang mendapatkan pengurangan hukuman.

Dan sudah menjadi rahasia umum bahwa jika terjadi penistaan agama baru akan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *