Ragam  

“Doa Anak Bangsa” Sebuah Puisi Tentang Luka 

Penulis: Umnia labibah

Ya Allah….
Ya Rahman,… Ya Rahiim, …
Ya Allah yang Maha penuh kasih…
Menebar kasih tanpa tebang pilih,
Hari ini, kami warga Indonesia
Merayakan kemerdekaan RI yang ke 79, …
Ridhoilah kami, Ya Rabb…

Kuatkanlah langkah-langkah kami, hamba-hamba-Mu …
Yang bergandeng tangan, sebagai sesama makhluk-Mu, di negeri tercinta ini
Untuk menebar kasih, dengan terus bersuara, bergerak, bersikap dan bertekad,
Mengisi kemerdekaan RI
Dengan ilmu dan karya
Dengan hidmat dan doa
Agar negeri ini menjadi baldatun thoyyibatun warabbun ghofur

Ya ‘Adl…, Ya Muqsith…
Kemerdekaan kami masih diuji
Setiap hari kami masih melihat:
Anak putus sekolah
Orang sakit tak bisa berobat
Pelajar bunuh diri karena dirundung
Ibu-ibu di siksa suaminya
Pemudi di perkosa, sementara orang tua bunuh diri terjerat pinjol

Ya rabb…
Di tanah ini,
Beban hidup terus melangit, bersama BBM yang terus melejit
Semua sekelilingku dikenai upeti, karena pajak sudah tak memakai hati disemua lini

Ya rabb…
Mengapa negeri ini semakin menyayat hati
Setiap hari kami disuguhi politik penuh tipu daya.
Yang Kuasa lupa menjadi bijaksana,
Yang diingat anak dan menantu semata

Para pejabat lupa amanah yang diembannya
Melindungi sesama, ya, sesama pejabat dan koloninya saja…

Mengapa ya rabb…
Di zaman kemerdekaan ini, keadilan seolah hanya Impian semata
Hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah saja
No viral no justice katanya

Para penguasa setiap hari berpesta
Bicara trilyunan rupiah hanya untuk kekuasaan mereka
dan rakyat hanya menjadi penonton di tanah kelahiranya

Suara kemanusiaan lirih terdengar di pinggir kota
Berjalan bersama debu dan deru teknologi yang menggila
Jerat pinjol dan judol semakin meraja lela

Dalam momen kemerdekaan ke-79 ini ya rabb..
Kami memohon
Ya Muqsith…, Yang Maha Memberi Keadilan…
Tuntunlah kami,
Memunguti rasa keadilan yang tersisa
Dari pesta para badut politik negeri konoha

Ya Rabb…
Di negeri Indonesia yang engkau ridloi kemerdekaanya
kami hamba-hamba-Mu, merindu
Merindu keadilan hakiki-Mu, tegak dengan penuh kehormatan
Merindu, suara keadilan bagi kami
Rakyat Indonesia
Mampukan kami membangun negeri ini, dalam keadilan, kesejahteraan
Yang tidak hanya dikuasai segelintit orang saja

Rabb,…basuhlah luka kami, tuntaskan rindu kami
Pada kejayaan bangsa dalam Rahmat dan ridlo-Mu
Baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur…aamiin

(16 agustus 2024)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *