Teropong Indonesia-, Perebutan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang memasuki babak baru. Setelah masa pendaftaran resmi ditutup, dua bakal calon dipastikan telah menyerahkan dokumen pencalonan untuk mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumedang.
Kedua nama tersebut yakni Yuslita Sumarni Bilqis dan Sonia Sugian. Keduanya telah menyerahkan formulir beserta dokumen persyaratan kepada Steering Committee (SC) Panitia Musda XI di GOR Sekretariat DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, Senin (5/10/2026).
Ketua SC Panitia Musda XI, Asep Kurnia, menyampaikan bahwa proses pendaftaran dibuka sejak pukul 09.00 WIB dan ditutup pada pukul 15.00 WIB.
Yuslita Sumarni Bilqis menjadi bakal calon pertama yang menyerahkan berkas sekitar pukul 10.30 WIB. Selanjutnya, Sonia Sugian menyusul menyerahkan dokumen pencalonannya sekitar pukul 13.00 WIB.
Dengan berakhirnya masa pendaftaran, tahapan Musda kini beralih pada proses yang tak kalah penting, yakni verifikasi persyaratan pencalonan.
SC akan melakukan pemeriksaan secara administratif maupun faktual terhadap kedua berkas tersebut. Proses verifikasi juga akan didampingi langsung oleh tim verifikasi dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
Asep menegaskan, panitia belum dapat memastikan apakah kedua bakal calon otomatis memenuhi seluruh persyaratan. Keputusan tersebut baru dapat diketahui setelah seluruh proses verifikasi rampung.
Artinya, dua nama yang telah mendaftar belum serta-merta menjadi peserta definitif dalam kontestasi Musda. Masih ada tahapan yang harus dilewati sebelum mereka dinyatakan memenuhi seluruh ketentuan pencalonan.
“Hasilnya seperti apa nanti akan kami sampaikan kembali,” kata Asep, seraya menegaskan bahwa panitia masih menunggu hasil verifikasi.
Jika seluruh persyaratan dinyatakan terpenuhi, Musda XI DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang berpeluang digelar pada Selasa (6/10/2026).
Dengan demikian, dinamika Musda Golkar Sumedang kini memasuki fase krusial. Setelah dua nama resmi masuk dalam penjaringan, hasil verifikasi akan menjadi pintu penentu menuju arena Musda dan pertarungan memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang periode 2025–2030.





