Ragam  

Pemkot Cimahi Serahkan Santunan Jaminan Kematian Bagi Petugas Kebersihan

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian dan perlindungan kepada para pekerja garis depan kebersihan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan, Pemkot Cimahi menyerahkan santunan jaminan kematian kepada petugas kebersihan dari Kelurahan Pasirkaliki, Kelurahan Cibeureum, serta pegawai outsourcing UPTD Pelayanan Persampahan.

Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, pada Senin (8/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Ngatiyana menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga almarhum sekaligus memberikan penghormatan atas dedikasi dan pengabdian para petugas kebersihan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan Kota Cimahi.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Almarhum merupakan bagian dari keluarga besar Pemkot Cimahi yang telah memberikan kontribusi besar bagi kebersihan dan kenyamanan kota. Kehilangan ini adalah kehilangan bagi kita semua,” ujar Ngatiyana.

Menurutnya, para petugas kebersihan merupakan sosok yang memiliki peran vital namun sering kali bekerja tanpa sorotan. Di saat sebagian besar masyarakat masih beristirahat, mereka telah memulai aktivitas untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat.

“Mereka adalah pahlawan lingkungan yang bekerja dalam senyap. Setiap hari mereka menghadapi berbagai risiko di lapangan demi menjaga kebersihan kota yang kita cintai,” katanya.

Ngatiyana menegaskan bahwa pekerjaan petugas kebersihan tidaklah ringan. Selain berhadapan dengan limbah dan sampah, mereka juga harus bekerja dalam berbagai kondisi cuaca serta menghadapi risiko kecelakaan saat bertugas di jalan raya.

“Pengabdian mereka sering kali tidak terlihat, tetapi manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat. Karena itu, sudah sepantasnya mereka mendapatkan penghormatan dan perlindungan yang layak,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyerahan santunan jaminan kematian merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pekerja dan keluarganya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

“Memang santunan ini tidak akan mampu menggantikan sosok yang telah berpulang. Namun setidaknya menjadi bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian pemerintah terhadap keluarga para petugas yang telah mengabdikan dirinya untuk Kota Cimahi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ngatiyana memastikan bahwa kesejahteraan tenaga outsourcing maupun pekerja non-ASN tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, mereka merupakan bagian penting dalam mendukung jalannya pelayanan publik dan pembangunan kota.

“Petugas kebersihan, tenaga outsourcing, maupun pegawai non-ASN lainnya memiliki peran yang tidak kalah penting dalam roda pemerintahan. Karena itu, mereka harus mendapatkan perlindungan kerja dan jaminan sosial yang memadai,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkot Cimahi akan terus memperkuat sistem perlindungan kerja bagi petugas kebersihan melalui peningkatan fasilitas keselamatan kerja, pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), hingga perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan perlindungan bagi para petugas kebersihan, mulai dari penyediaan alat pelindung diri yang memadai, pelatihan K3, hingga memastikan mereka terdaftar dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Ngatiyana.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih menghargai jasa para petugas kebersihan dengan ikut menjaga lingkungan dan mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.

“Kebersihan kota bukan hanya tanggung jawab petugas sampah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mari mulai dari hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi sampah dari rumah tangga,” ajaknya.

Menutup sambutannya, Ngatiyana berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Ia juga mendoakan agar seluruh pengabdian para petugas kebersihan menjadi amal kebaikan yang bernilai di sisi Tuhan.

“Semoga keluarga almarhum diberikan ketabahan dan kekuatan. Kami juga berharap dedikasi para pahlawan lingkungan ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga kebersihan dan mencintai Kota Cimahi,” pungkasnya. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *