Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – DPD Partai NasDem Kota Sukabumi menggelar kegiatan konsolidasi di Gedung Juang Kota Sukabumi, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus partai dari berbagai tingkatan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi dalam menghadapi Pemilu 2029.
Dalam kesempatan itu, menegaskan bahwa seluruh elemen partai harus mulai bergerak sejak dini untuk mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang. Menurutnya, penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah menjadi kunci agar NasDem dapat meraih hasil yang lebih baik, khususnya di Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Pernyataan tersebut disampaikan Saan kepada awak media usai menghadiri konsolidasi yang digelar DPD Partai NasDem Kota Sukabumi.
“Persiapan menuju Pemilu 2029 harus dimulai dari sekarang. Struktur partai harus kuat, kader harus solid, dan konsolidasi harus terus berjalan agar target politik yang ditetapkan bisa tercapai,” ujar Saan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Partai NasDem untuk menggerakkan mesin politik lebih awal. Hadir dalam agenda itu jajaran pengurus pusat, pengurus wilayah Jawa Barat, pengurus daerah, kader dari tingkat kecamatan dan kelurahan, serta Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sukabumi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Sukabumi, .
Saan menjelaskan, salah satu fokus utama partai saat ini adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan. Ia menyebut pembentukan kepengurusan di tingkat akar rumput telah rampung sebagai fondasi menghadapi pertarungan politik pada Pemilu 2029.
“Penguatan organisasi tidak bisa dilakukan menjelang pemilu saja. Karena itu, kami membangun struktur yang kokoh sampai ke tingkat bawah agar kerja-kerja politik dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh masyarakat,” katanya.
Menurut Saan, Daerah Pemilihan Jawa Barat IV yang meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi memiliki tantangan tersendiri bagi Partai NasDem. Meski demikian, ia melihat potensi besar yang dapat dimaksimalkan apabila seluruh kader bekerja secara terorganisasi dan berkesinambungan.
“Kami memahami bahwa persaingan politik di wilayah ini cukup ketat. Karena itu, konsolidasi menjadi langkah penting untuk memperkuat jaringan partai sekaligus meningkatkan dukungan masyarakat,” ujarnya.
Saan juga mengakui bahwa NasDem masih memiliki pekerjaan rumah yang cukup besar di Sukabumi. Dalam beberapa pemilu terakhir, partai tersebut belum berhasil meraih kursi di DPR RI maupun DPRD Jawa Barat dari Dapil Jawa Barat IV. Bahkan, pada Pemilu 2024, NasDem kehilangan seluruh kursi DPRD Kabupaten Sukabumi.
“Kami melihat kenyataan itu sebagai bahan evaluasi. Tentu ini menjadi tantangan yang harus dijawab bersama oleh seluruh kader dan pengurus partai,” tuturnya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Saan mengaku optimistis terhadap masa depan NasDem di Sukabumi. Ia menilai tren dukungan masyarakat, khususnya di Kota Sukabumi, menunjukkan perkembangan yang positif dari waktu ke waktu.
“Kami optimistis. Dengan kerja politik yang lebih terstruktur dan konsolidasi yang berkelanjutan, NasDem memiliki peluang untuk meraih kursi DPRD Kabupaten Sukabumi, DPRD Jawa Barat, bahkan DPR RI pada Pemilu 2029,” tegasnya.
Ia menambahkan, target utama NasDem bukan hanya meningkatkan perolehan suara, tetapi juga mengembalikan representasi politik partai di berbagai tingkatan legislatif.
“Momentum 2029 harus menjadi titik kebangkitan NasDem di Sukabumi. Karena itu, kami terus memperkuat organisasi, memperluas basis dukungan, dan memastikan seluruh kader bergerak dalam satu barisan,” pungkasnya. (fal)





