Cimahi Darurat Begal! Pasutri Pedagang Diacungi Celurit di Cigugur Tengah, Motor Amblas di Subuh Buta

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Aksi kriminalitas jalanan kian meresahkan warga Kota Cimahi. Terbaru, sebuah video rekaman CCTV yang viral di media sosial memperlihatkan aksi pembegalan bersenjata tajam yang mengerikan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Abdul Halim, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, pada Kamis dini hari, 1 April 2026, sekitar pukul 04.17 WIB.

Kejadian bermula saat korban, yang diketahui hendak menuju pasar untuk berdagang, tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat (No Pol D 6178 SBZ). Tiba-tiba, di tengah kegelapan subuh, kendaraan mereka dipepet oleh dua orang pria yang berboncengan motor. Tanpa basi-basi, salah satu pelaku langsung mengacungkan senjata tajam yang terlihat jelas sebagai jenis celurit, meneror pasutri malang tersebut.

Dalam kondisi terancam nyawa, korban terpaksa menghentikan kendaraannya. Ketakutan, mereka turun dari motor sambil berteriak minta tolong. Sang suami, dalam upaya heroik namun berbahaya, sempat mencoba mendekati pelaku untuk mempertahankan motornya, dan ketegangan pun terjadi. Namun, ancaman bilah celurit yang dingin dan mematikan membuat sang suami akhirnya tak berkutik, memaksa mereka mengurungkan niat untuk melawan lebih jauh demi keselamatan jiwa.

Pelaku dengan dingin dan leluasa langsung menguasai motor korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Setelah aksi traumatis tersebut, pasutri yang syok langsung melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian.

Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, saat dikonfirmasi pada Sabtu, (04/04/2026), membenarkan adanya laporan terkait tindakan kriminal ini. “Laporan sudah kami terima. Kejadiannya berlangsung kemarin pagi di wilayah Cigugur Tengah,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan awal, modus operandi pelaku adalah dengan langsung memepet kendaraan korban di lokasi yang relatif sepi, memanfaatkan waktu subuh yang rawan. “Akibat peristiwa keji ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp25,48 juta. Kasus ini kini dalam penanganan serius Satreskrim,” papar Gofur.

Polisi mengklaim telah bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi, serta mendalami rekaman CCTV yang ada untuk mengidentifikasi wajah-wajah pelaku yang telah meneror warga.

“Proses penyelidikan masih terus berjalan. Kami tegaskan, upaya pencarian pelaku sedang kami maksimalkan. Pelaku segera terungkap dan ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Iptu Gofur.

Masyarakat kini menanti tindakan nyata kepolisian untuk memberantas para pelaku kejahatan jalanan ini dan mengembalikan rasa aman di Kota Cimahi. Aksi begal bersenjata seperti ini tidak boleh dibiarkan menjamur dan meneror warga yang tengah mencari nafkah di pagi hari. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *