Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Suasana duka yang mendalam masih menyelimuti kediaman keluarga Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Jalan Cikendal, Cipageran, Kota Cimahi. Namun, hari ini fokus keluarga dan kerabat beralih pada persiapan menyambut kedatangan jenazah sang pahlawan perdamaian.
Berdasarkan informasi terbaru yang diterima, proses pemulangan jenazah Kapten Zulmi dari Lebanon telah berjalan lancar. Setelah tiba di Indonesia dan disemayamkan sementara di Jakarta untuk proses administrasi dan penghormatan kenegaraan, jenazah almarhum dijadwalkan akan segera diberangkatkan menuju kampung halamannya di Cimahi hari ini.
“Kami sedang bersiap menyambut kedatangan putra kami. Informasinya, jenazah akan dibawa ke Cimahi hari ini setelah proses di Jakarta selesai,” ujar Iskandar Rudi, ayah almarhum, Sabtu, (04/04/2026).
Rencananya, setibanya di Cimahi, jenazah Kapten Zulmi akan disemayamkan sejenak di rumah duka untuk memberikan kesempatan bagi keluarga besar, kerabat, rekan sejawat, serta warga sekitar untuk memberikan penghormatan terakhir. Setelah itu, almarhum akan dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cimahi.
Kepulangan jenazah ini menjadi puncak dari penantian panjang keluarga sejak kabar duka itu datang dari Lebanon Selatan. Kapten Zulmi dilaporkan gugur pada Senin, 30 Maret 2026, saat menjalankan tugas mulia sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Ia gugur dalam sebuah insiden saat mengawal konvoi kendaraan misi kemanusiaan di wilayah konflik.
Meskipun hati mereka hancur, keluarga mengaku ikhlas melepas kepergian Zulmi. Sosoknya dikenang sebagai anak, suami, dan ayah yang membanggakan, serta prajurit yang memiliki dedikasi tinggi.
Dukungan dan simpati terus mengalir bagi keluarga almarhum. Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga telah berkunjung langsung untuk menyampaikan belasungkawa dan memastikan negara memberikan penghargaan setinggi-tingginya, termasuk Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi Kapten Zulmi atas pengorbanannya.
Kini, Kota Cimahi bersiap memberikan penghormatan terakhir bagi putra terbaiknya. Peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih akan menjadi saksi bisu akhir perjalanan seorang prajurit yang gugur demi menjaga perdamaian dunia. Selamat jalan, Kapten Zulmi. Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang. (Gani Abdul Rahman)





