Ragam  

JPO Tagog Kembali Difungsikan, Keselamatan Pejalan Kaki di Jalan Amir Mahmud Kini Lebih Terjamin

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tagog di Jalan Amir Mahmud, Kota Cimahi, resmi kembali difungsikan setelah menjalani perbaikan menyeluruh. Revitalisasi ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi vital jembatan sebagai sarana penyeberangan yang aman, menyusul kondisi sebelumnya yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna.

Perbaikan JPO Tagog mencakup penguatan struktur utama, penggantian plat lantai, serta penataan ulang tangga penyeberangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan potensi risiko kecelakaan yang selama ini membuat masyarakat enggan menggunakan jembatan tersebut.

Selain perbaikan struktur, JPO juga dilengkapi sistem pencahayaan yang lebih optimal guna meningkatkan keamanan, khususnya pada malam hari. Sentuhan ornamen modern turut ditambahkan untuk memperbaiki tampilan visual jembatan agar lebih representatif sebagai fasilitas publik di kawasan padat aktivitas.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Endang, memastikan bahwa JPO Tagog sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat sejak pekan ini.

“JPO Tagog sudah mulai difungsikan. Pejalan kaki kini bisa menyeberang dengan lebih aman dan lancar,” ujar Endang saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Ia menegaskan, perbaikan jembatan tersebut tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Seluruh proses perbaikan dilakukan oleh pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami mengapresiasi kontribusi pihak swasta. Dengan perbaikan ini, hak pejalan kaki untuk menyeberang dengan aman bisa kembali terpenuhi,” katanya.

Endang juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Menurutnya, keberlangsungan fungsi JPO tidak hanya bergantung pada kualitas pembangunan, tetapi juga kepedulian warga.

“Sangat disayangkan jika fasilitas yang sudah diperbaiki kembali rusak karena kurangnya kesadaran bersama,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menegaskan bahwa JPO Tagog memiliki peran strategis, terutama bagi pelajar dan warga yang beraktivitas di sekitar Jalan Amir Mahmud yang dikenal memiliki volume lalu lintas tinggi.

“Kondisi JPO sebelumnya tidak lagi memberikan rasa aman dan nyaman. Banyak warga memilih menyeberang langsung di jalan karena jembatan sudah rusak,” ungkap Adhitia.

Ia menjelaskan, JPO Tagog telah berusia lebih dari 30 tahun dan dibangun sebelum Cimahi berstatus sebagai daerah otonom. Faktor usia membuat struktur jembatan mengalami penurunan kualitas yang signifikan.

“Strukturnya sudah keropos karena usia. Karena itu, dilakukan penggantian dengan struktur baru berbahan plat baja yang jauh lebih kuat dan tahan lama,” jelasnya.

Tak hanya struktur utama, fasilitas pendukung seperti lantai dan tangga juga menjadi perhatian serius. Sebelumnya, kondisi tangga yang licin dan tidak seragam dinilai membahayakan, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia.

“Penataan ulang tangga dilakukan dengan memperbaiki kemiringan dan tinggi anak tangga agar lebih ergonomis dan aman digunakan,” pungkas Adhitia. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *