Ragam  

Selayang Pandang Kec. Curug Kembar Kabupaten Sukabumi

Secara pemerintahan, Kecamatan Curugkembar dipimpim oleh Camat Asep Mulyadi. Kecamatan Curugkembar terdiri dari tujuh Pemerintahan Desa, yakni Desa Curugkembar, Sindang Raja, Cimenteng, Tanjung Sari, Mekar Tanjung, Bojong Tugu dan Nagrak Jaya.

Wilayah Kecamatan Curugkembar termasuk salah satu wilayah rawan bencana pergerakan tanah dan longsor dengan potensi di sektor pertanian, perkebunan, agroindustri, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan lain sebagainya, termasuk pariwisata.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi, secara geografis, Kecamatan Curugkembar terletak pada ketinggian 100 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Luas Kecamatan Curugkembar tercatat 5.87 Km2, dengan batas wilayah di sebelah utara Kecamatan Purabaya.

Di sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Cidadap, di sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Sagaranten dan di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Cianjur.

Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi tahun 2024, jumlah penduduk Kecamatan Curugkembar sebanyak 31.909 jiwa.

Dikutip dari berbagai sumber, Kecamatan Curugkembar dikenal sebagai salah satu sentra industri tradisional pembuatan gula merah yang terkenal berkualitas. Tak heran gula merah asal wilayah itu menjadi buruan para pedagang maupun masyarakat.

Sebagai salah satu investasi, pengelolaan gula merah masih bersifat tradisional perajin di sana sangat membutuhkan pihak ketiga sebagai mitra khususnya dalam hal pemasaran.

Di wilayah itu terdapat kurang lebih 20 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan membuat gula merah dari kelapa maupun nira. Dalam sekali produksi para perajin gula merah itu bisa memproduki sekira 5 kuintal gula merah siap jual.

Hanya saja, produksi gula merah asal Curugkembar masih terbatas peredarannya dan masih berkutat di pasar lokal. Pemerintah Desa setempat memanfaatkan keberadaan koperasi desa dan kelak Koperasi Merah Putih sebagai sarana pemasaran.

Guna mempertahankan eksistensi gula merah dari wilayah itu, perlu tambahan sentuhan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, berupa peningkatan kapasitas seperti pelatihan, bantuan pemasaran hingga peralatan.

Fokus Penguatan Sektor Pertanian

Sebagai wilayah sebagian perbukitan, wilayah Kecamatan Curugkembar memiliki beberapa potensi keunggulan seperti sektor pertanian, perkebunan, agroindustri dan pariwisata. Tak heran di wilayah itu potensi pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terus digalakkan.

Dengan topografi perbukitan, sektor pertanian menjadi salah satu tulang punggung perekonomian di wilayah itu. Beragam hasil pertanian dari wilayah itu memilki nilai ekononi yang cukup lumayan.

Sektor pertanian yang masih menjadi unggulan dan menjadi daya tarik investasi dalam pengembangan ekonomi berbasis desa adalah komoditas pangan seperti padi dan lain sebagainnya.

Tak heran sektor pertanian, agroindustri, agribisnis, UMKM, ekonomi kreatif dan pengembangan invetasi berkarakter wilayah menjadi salah satu rumusan kebijakan strategi dalam pengembangan wilayah tersebut.

Salah satu komoditas pertanian yang mampu menjadi penggerak ekonomi di wilayah itu, selain pada adalah kencur. Komoditi kencur di wilayah itu cukup melimpah dan tersebar di tujuh desa di sana.

Selain pengembangan UMKM, ekonomi kreatif juga mendapatkan porsi pengembangan cukup signifikan untuk mengisi pasar lokal dan regional. Upaya pemerintah untuk mengembangkan ekonomi kreatif itu dengan cara mengenalkan komoditi dan produk UMKM di setiap even pameran.

Penguatan UMKM kuliner lokal di wilayah itu meliputi pengembangan kerajinan kuliner makanan seperti kerupuk belut, olahan singkong dan dendeng, yang dikenal memiliki cita rasa khas.

Program unggulan lainnya di Kecamatan Curugkembar selain berfokus pada penguatan potensi pertanian, juga berfokus pembangunan infrastruktur, peningkatan sarana pedesaan, penataan pariwisata dan UMKM kuliner lokal.

Kemudian, ketahan pangan dengan menjaga potensi pertanian, pengembangan sarana pariwisata yang sangat cocok dijadikan potensi investasi baik oleh pemerintah maupun pihak ketiga.

Fasilitas Umum

Guna mengingkatkan sumber daya manusia (SDM) sejak dini, di wilayah Kecamatan Curugkembar, terdapat sejumah fasilitas umum seperti layanan pendidikan, kesehatan, pengembangan bakat dan minat serta lainnya.

Pendidikan

Sebagai wilayah berstatus Kecamatan, guna mendukung pendidikan masyarakat, di sana tersedia sejumlah sekolah baik yang dikelola pemerintah (Sekolah Negeri) maupun swasta mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) MI/SD, MTs/SMP dan Solah Lanjutan Atas.

Diantaranya, 17 setingkat sekolah dasar (SD), 4 setikat Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 1 setingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Sarana Kesehatan

Di Kecamatan Curugkembar terdapat fasilitas kesehatan seperti Pusate Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Puskesmas Pembantu (Pustu).

Dengan jumlah penduduk sebanyak 31.909 pada tahun 2024 dan dimungkinkan bertambah pada tahun 2026 ini, jumlah Puskesmas serta Pustu dianggap masih minim.

Pemkab Sukabumi perlu menambah layanan kesehatan demi mewujudkan Sukabumi Maju, Unggul Berbudaya dan Berkah(MUBARAKAH), sesuai program unggulan Bupati satu dokter satu desa dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS.

Tantangan

Tantangan utama di wilayah Kecamatan Curugkembar, adalah persoalan infrastruktur. Sebagai wilayah rawan becana, khususnya gempa dan pergerakan tanah serta longsor (mengingat wilayah tersebut sebagai wilayah perbukitan) perlu peningkatan pembangunan infrastruktur.

Tujuan peningkatan pembangunan infrastruktur itu, guna memudahkan masyarakat mengangkat hasil pertanian ke wilaah lainnya, seperti ke wilaah Kecamatan Sagaranaten yang memiliki Pasar Tradisional dan telah menajdi akses perdagangan utama di wilayah tersebut.

Selain infrastrktur jalan, infrastrukrur jembatan sebagai sarana penghubung antar kampun hingga antar Desa, juga perlu menjadi perhatian utama Pemkab Sukabumi dalam waktu dekat ini. (Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *