Teropong Indonesian, KOTA CIMAHI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025, MTs Negeri Kota Cimahi menggelar serangkaian lomba kreatif bertema “Merdeka Ber-Bhinneka Menuju Indonesia Maju”.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2025, ini menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, persatuan, dan gotong royong kepada para siswa melalui pendekatan kompetisi yang edukatif.
Beragam lomba digelar untuk membangkitkan semangat kebersamaan di kalangan siswa, mulai dari tarik tambang, estafet air, balap karung, kait kawat, kardus merangkak, tiup cup, hingga Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan mata tertutup.
Salah satu lomba yang mencuri perhatian adalah menghias ruang kelas dengan tema provinsi-provinsi di Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya menguji kreativitas, tetapi juga memperkuat wawasan kebangsaan siswa tentang keragaman daerah di Tanah Air.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTs Negeri Kota Cimahi, Amin Asnawi, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk secara konsisten menanamkan nilai kebangsaan dan semangat persatuan di lingkungan sekolah.
“Kita ingin kebersamaan, gotong royong, dan semangat bekerja sama itu tumbuh di kalangan siswa. Kegiatan ini sepenuhnya dikelola oleh OSIS, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sementara pihak sekolah memberikan dukungan penuh,” ujarnya saat ditemui di sekolah.
Amin menjelaskan bahwa partisipasi siswa mencapai 100 persen, dengan total hampir 1.040 siswa terlibat aktif di semua jenis lomba.
“Artinya, kegiatan ini benar-benar dari siswa untuk siswa. Tidak ada yang sekadar menjadi penonton, semua turut berkontribusi,” imbuhnya.
Lomba menghias kelas menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu. Menurut Amin, seluruh perlengkapan dekorasi disediakan secara mandiri oleh siswa, memanfaatkan kertas dan bahan sederhana agar tidak memberatkan peserta.
Begitu pengumuman lomba disampaikan, siswa langsung bergerak serentak menyiapkan konsep hiasan yang mencerminkan ciri khas setiap provinsi di Indonesia.
Amin menilai, kebersamaan yang terbangun dari kegiatan ini merupakan bentuk nyata pendidikan karakter di luar kelas. Tema “Merdeka Ber-Bhinneka” dipilih untuk selaras dengan visi sekolah yang menempatkan nasionalisme sebagai ciri khas utama yang digagas oleh Kepala MTs Negeri Kota Cimahi.
“Nilai-nilai persatuan dan gotong royong itu sangat terasa. Saat lomba diumumkan, anak-anak langsung antusias,” jelasnya.
Selain aspek kebersamaan, kegiatan ini juga menanamkan nilai ketahanan mental dan fisik.
Amin mengungkapkan bahwa pembina upacara juga menyampaikan pentingnya daya juang dalam menjaga persatuan bangsa, sebagaimana yang dicontohkan oleh para pendiri negara.
Upaya menanamkan nilai nasionalisme di MTs Negeri Kota Cimahi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan peringatan hari besar nasional, tetapi juga diintegrasikan ke dalam kurikulum, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
“Setiap peringatan hari kemerdekaan atau Hari Pramuka selalu disertai dengan upacara besar. Selain itu, pembelajaran di kelas juga diarahkan untuk memperkuat rasa persatuan di tengah perbedaan,” papar Amin.
Ia berharap, kegiatan ini dapat membentuk generasi muda yang lebih mencintai tanah air, memiliki solidaritas tinggi, dan siap menjaga persatuan bangsa.
“Harapannya, anak-anak muda lebih mencintai negara kita dengan menanamkan rasa kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya persatuan di tengah keberagaman,” pungkasnya. (Gani Abdul Rahman)





