Rustiyana Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua PGRI KBB Masa Bakti 2025–2030

TEROPONG INDONESIA,KBB — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi menetapkan Rustiyana sebagai Ketua PGRI KBB masa bakti 2025–2030. Keputusan tersebut diambil melalui Sidang Pleno V Konferensi PGRI KBB Tahun 2025, di mana Rustiyana terpilih secara aklamasi.

Rustiyana yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) KBB menggantikan Asep Dendih, ketua sebelumnya yang telah menyelesaikan masa jabatannya.

Ketua Panitia Konferensi PGRI KBB 2025, Agus Solihin, mengungkapkan bahwa awalnya terdapat empat calon yang maju dalam bursa pemilihan. Selain Rustiyana, terdapat nama Slamet Kusnadi, Tata Suryadi, dan Lukman Nurhakim.

“Keputusan sidang Pleno tadi (Pleno V), karena Pak Slamet dan Pak Tata mengundurkan diri, sedangkan Pak Lukman tidak hadir, maka Pak Rustiyana ditetapkan sebagai Ketua Terpilih secara aklamasi,” jelas Agus, yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Cisarua.

Agus menambahkan bahwa sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) PGRI, hanya pengurus di tingkat kabupaten, cabang, atau ranting yang memiliki hak mencalonkan dan dipilih dalam konferensi ini. Jumlah hak suara tercatat sebanyak 633 suara, namun pelaksanaannya dilakukan dengan sistem mandat, di mana satu orang dapat mewakili hingga 20 suara.

Selain memilih ketua, konferensi juga menetapkan formasi wakil ketua dan sekretaris. Adapun lima nama yang mendapat suara terbanyak dalam Pleno VI adalah Agus Solihin (629 suara), Asep Suherman (632 suara), Edi Syafrudin (572 suara), Gun Very (612 suara), dan Tono (79 suara). Mereka akan menempati posisi empat wakil ketua bidang dan satu sekretaris, yang akan ditentukan melalui musyawarah Tim Formatur.

Dalam sambutannya, Ketua Terpilih Rustiyana menyatakan akan melanjutkan program-program dari kepengurusan sebelumnya, terutama dalam memperkuat infrastruktur organisasi.

“Saat ini kita sudah memiliki Sekretariat dan Gedung Serbaguna yang representatif. Ke depan, akan ada penambahan bangunan dan penataan ulang aset,” ujarnya.

Terkait pembiayaan, Rustiyana menyebutkan akan mengoptimalkan iuran anggota serta menggali sumber-sumber pendanaan lainnya. Ia juga menekankan pentingnya melindungi hak-hak guru serta memperjuangkan kesejahteraan anggota PGRI KBB.

“Kita ingin memastikan perlindungan terhadap hak-hak guru serta memperjuangkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan,” tegasnya.( Ajat Munajat )*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *