Dari Kandang Domba Menuju Kemandirian Ekonomi Mustahik

Pewarta: Dwi Arifin

Teropong Indonesia —, Upaya membangun kemandirian ekonomi mustahik terus dilakukan Balai Ternak BAZNAS Jatimekar di Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang. Melalui pendampingan yang konsisten, para peternak binaan didorong agar mampu mengelola usaha peternakan secara terukur dan berkelanjutan.

Salah satunya dilakukan Odang, peternak binaan yang kini merawat 11 ekor domba. Setiap hari, ia menyediakan sekitar 50 kilogram pakan hijauan sebagai bagian dari perawatan rutin untuk menjaga kondisi sekaligus mendukung pertumbuhan ternaknya.

Pendampingan BAZNAS tidak hanya berfokus pada pemenuhan pakan, tetapi juga mengarahkan peternak untuk melakukan pemantauan terhadap nafsu makan, perilaku, dan interaksi ternak setiap hari. Langkah tersebut penting untuk mendeteksi lebih awal apabila terdapat tanda-tanda gangguan kesehatan maupun kondisi yang dapat memicu stres pada ternak.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, mengatakan program peternakan binaan merupakan salah satu bentuk pemberdayaan yang diarahkan agar mustahik tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu membangun sumber penghasilan secara mandiri.

“Kami ingin zakat yang disalurkan memberikan dampak jangka panjang. Melalui Balai Ternak, mustahik tidak hanya mendapatkan dukungan, tetapi juga pendampingan dan pengetahuan agar mampu mengembangkan usahanya secara mandiri. Harapannya, mereka bisa semakin produktif dan perlahan mencapai kemandirian ekonomi,” ujar H. Ayi Subhan Hafas, Kamis (13/08).

BAZNAS Kabupaten Sumedang terus mendorong penguatan kapasitas peternak melalui pengelolaan yang disiplin, pemantauan kesehatan ternak, serta pendampingan berkelanjutan.

Dari kandang sederhana di Jatigede, ikhtiar membangun ekonomi umat terus tumbuh—satu ternak, satu usaha, dan satu keluarga mustahik menuju kehidupan yang lebih mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *