Pewarta : Steven Gervan
Teropong Indonesia –, Pemerintah Kecamatan Situraja mulai mematangkan berbagai persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah memastikan seluruh warga yang memiliki hak pilih dapat menggunakan suaranya pada hari pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026.
Camat Situraja, Cecep Supriatna, mengatakan pihaknya bersama panitia Pilkades akan melakukan pendataan dan memastikan kesiapan para pemilih di setiap desa, terutama warga yang bekerja atau beraktivitas di luar desa maupun luar daerah.
“Terkait kesiapan pemilih, yang memiliki hak pilih di masing-masing desa harus dipastikan. Apalagi banyak warga yang beraktivitas di luar desa atau luar daerah. Ini harus kita pastikan apakah mereka bisa hadir atau tidak pada 28 Oktober 2026 nanti,” ujar Cecep saat ditemui, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, panitia Pilkades memiliki peran penting dalam memberikan sosialisasi, edukasi, dan informasi kepada masyarakat agar tingkat partisipasi pemilih dapat meningkat di seluruh desa yang akan menggelar Pilkades.
“Itu menjadi tugas panitia untuk memberikan himbauan, edukasi, dan informasi, sehingga partisipasi masyarakat saat Pilkades nanti bisa maksimal. Hak pilih masyarakat harus benar-benar kita pastikan,” katanya.
Selain memastikan pemilih yang telah terdaftar, Pemerintah Kecamatan Situraja juga memberi perhatian khusus kepada para pemilih pemula. Warga yang genap berusia 17 tahun pada 28 Oktober 2026 akan dipastikan telah memiliki identitas kependudukan sebagai syarat menggunakan hak pilihnya.
“Kami juga akan memastikan para pemilih pemula sudah memiliki identitas. Karena itu akan dilakukan perekaman terlebih dahulu di Kecamatan agar mereka dapat menggunakan hak pilihnya saat Pilkades berlangsung,” jelas Cecep.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kecamatan Situraja berharap pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 dapat berjalan lancar dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, sehingga menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar dipilih secara demokratis oleh warganya.





