Perayaan Juara Persib Bandung Diwarnai Lonjakan Kecelakaan, 122 Orang Jadi Korban

Teropong Indonesia, KOTA BANDUNG – Euforia perayaan juara Persib Bandung di sejumlah titik Kota Bandung memicu lonjakan angka kecelakaan dalam dua hari terakhir. Pemerintah Kota Bandung mencatat sedikitnya 122 orang menjadi korban kecelakaan selama rangkaian perayaan berlangsung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan puluhan korban di antaranya harus mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit akibat luka yang dialami.

“Dari 122 kecelakaan tersebut, 39 dirujuk ke rumah sakit dan 26 dirawat. Sebanyak 70 orang di antaranya ber-KTP Kota Bandung, sedangkan 52 lainnya berasal dari luar Kota Bandung,” ujar Farhan, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, data tersebut masih bersifat sementara dan dihimpun sejak malam sebelumnya hingga pukul 12.00 WIB. Tingginya mobilitas masyarakat selama perayaan juara disebut menjadi salah satu faktor utama meningkatnya insiden di jalan raya maupun pusat keramaian.

Farhan menjelaskan, sebagian besar kejadian merupakan kecelakaan lalu lintas ringan hingga sedang. Namun demikian, beberapa korban mengalami luka serius sehingga harus menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit.

Selain lonjakan kecelakaan, Pemkot Bandung juga menyoroti dua kasus kekerasan yang kini tengah dalam penanganan aparat kepolisian. Salah satu kasus menimpa seorang pemuda berusia 21 tahun asal Cibiru yang ditemukan meninggal dunia di pinggir jalan.

“Satu korban kekerasan adalah warga Cibiru, ditemukan tewas usia 21 tahun. Kami sedang melakukan penyelidikan bersama pihak kepolisian dan menunggu hasilnya,” katanya.

Korban diketahui ditemukan sekitar pukul 03.00 WIB dalam kondisi tergeletak di pinggir jalan. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mendalami motif serta memburu pelaku dalam kasus tersebut.

“Saya tidak tahu persis, tapi yang pasti ditemukan tewas jam 3 pagi di Cibiru, sudah tergeletak di pinggir jalan,” ujar Farhan.

Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, petugas menemukan senjata tajam yang masih menancap di tubuh korban.

“Ditemukan pisau menancap di dadanya. Untuk detailnya, Polsek Cibiru yang tahu persis,” tandasnya.

Pemerintah Kota Bandung pun mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan selama momentum perayaan berlangsung, sekaligus menyerahkan proses penyelidikan kasus kekerasan kepada pihak kepolisian. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *