TEROPONG INDONESIA – Salah satu keluhan paling umum masyarakat saat mengurus kepemilikan tanah di masa lalu adalah ketidaktahuan posisi berkas yang sedang diproses.
Ketidakpastian ini kerap memaksa pemohon datang berulang kali hanya untuk bertanya, membuang waktu, biaya sekaligus menimbulkan keraguan apakah urusannya benar‑benar dikerjakan atau tidak.
Masalah klasik ini akhirnya dipecahkan tuntas oleh Kementerian ATR/BPN melalui fitur pemantauan waktu nyata di dalam aplikasi Sentuh Tanahku.
Kini setiap langkah yang diambil petugas tercatat dan langsung bisa disaksikan oleh pemohon, menciptakan sistem kerja yang terbuka sepenuhnya serta memutus ruang ketidakjelasan yang sering disalahartikan sebagai pelayanan yang berbelit atau tidak beres.
Endria, warga Kabupaten Semarang menjadi salah satu saksi nyata keberhasilan perubahan sistem tersebut. Sepanjang pengurusan sertipikatnya, ia mengaku tidak pernah satu kali pun hadir hanya untuk menanyakan perkembangan, karena setiap perubahan status langsung muncul di perangkatnya.
Mulai dari penerimaan, pemeriksaan, hingga saat dokumen dinyatakan sah dan siap diserahkan, semuanya terdokumentasi rapi dan akurat.
“Kepastian itulah yang paling mahal harganya. Dulu saya sering mendengar cerita berkas hilang atau macet bertahun‑tahun tanpa kabar. Namun dengan sistem ini, saya tahu kapan masuk, siapa yang menangani dan kapan selesainya. Baru setelah informasi lengkap saya dapatkan, saya datang mengambil hasilnya sekali jalan saja,” jelasnya.
Selain membangun rasa percaya, keberadaan fitur ini secara tidak langsung juga mendisiplinkan kinerja petugas karena seluruh tahapan tercatat dan dapat dipertanggungjawabkan. Bagi pemerintah, ini merupakan langkah strategis menciptakan birokrasi bersih dan akuntabel, sedangkan bagi masyarakat manfaatnya berupa efisiensi sumber daya yang sangat besar.
Setelah merasakan manfaatnya, Endria menyarankan agar seluruh elemen masyarakat mulai meninggalkan cara lama dan beralih memanfaatkan fasilitas teknologi yang sudah disiapkan sebaik‑baiknya. Ia meyakini jika semua orang memantau sendiri urusannya, maka praktik‑praktik tidak resmi atau pungutan liar perlahan akan hilang dengan sendirinya.
“Karena semuanya sudah jelas dan bisa dilihat sendiri, tidak ada lagi cerita harus bayar tambahan agar dipercepat atau sebagainya. Ayo kita gunakan hak akses ini, nikmati pelayanan zaman sekarang yang serba mudah dan terpercaya,” pesannya.





