Bahas RUU Administrasi Pertanahan, ATR/BPN Buka Ruang Kolaborasi dengan KAPTI-AGRARIA

Sumber: atrbpn.go.id

TEROPONG INDONESIA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membuka ruang dialog dan kolaborasi dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Administrasi Pertanahan.

Melalui Dialog Strategis yang digelar oleh Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi-AGRARIA (KAPTI-AGRARIA), pemerintah mengundang berbagai pemikiran konstruktif untuk memperkaya substansi undang-undang baru tersebut.

Acara bertema “Kontribusi Pemikiran untuk RUU Pertanahan dan Penguatan Tata Kelola Agraria” ini berlangsung di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi yang juga Ketua Tim Penyusun RUU, Dwi Budi Martono, menyatakan bahwa KAPTI-AGRARIA memiliki sumber daya yang besar dan strategis untuk terlibat.

“KAPTI punya resources yang luar biasa, termasuk melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN). Kami berharap masukan untuk RUU Pertanahan bisa digarap dan disampaikan kepada kami,” ujar Dwi.

Ia menegaskan, dialog ini menjadi wadah penting untuk menghimpun gagasan demi melahirkan kebijakan pertanahan yang lebih baik dan komprehensif di masa depan.

Fokus pada Modernisasi dan Kewenangan

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KAPTI-AGRARIA yang juga Pejabat Fungsional Penata Ruang Ahli Utama, Andi Tenrisau, menekankan pentingnya pembaruan sistem administrasi yang adaptif terhadap teknologi. RUU ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan transparansi penguasaan tanah dan kepastian hukum yang jelas.

“Saya pikir itu yang menjadi harapan kita semua agar RUU ini hadir untuk memenuhi kebutuhan bersama,” tegasnya.

Dalam sesi diskusi yang dipimpin oleh Didik Purnomo, berbagai isu krusial mengemuka. Para anggota KAPTI-AGRARIA menyoroti perlunya perlindungan hukum bagi aparat pertanahan, pengaturan sistem peradilan pertanahan, hingga klarifikasi kewenangan di lapangan yang sering kali tumpang tindih dengan regulasi sektor lain. Masukan-masukan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan legislasi nantinya.

Dihadiri Jajaran Pimpinan

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Asnaedi, yang memberikan sambutan, serta Ketua Umum KAPTI-AGRARIA, Sri Pranoto.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya. Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momen silaturahmi dan mempererat kebersamaan menjelang akhir bulan suci Ramadan 1447 H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *