Teropong Indonesia, KAB. BANDUNG BARAT — Bencana tanah longsor melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan menewaskan sedikitnya 17 orang. Longsor yang terjadi pada Sabtu (24/01) dini hari itu menimbun puluhan rumah warga saat sebagian besar korban tengah terlelap tidur.
Hingga Senin (26/01) pagi, tim SAR gabungan telah mengevakuasi total 25 kantong jenazah dari lokasi bencana. Dari jumlah tersebut, 11 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara enam lainnya masih dalam proses identifikasi.
“Tim SAR gabungan kemarin, Minggu (25/01), telah menyerahkan total 25 kantong jenazah,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, Senin pagi.
Proses pencarian korban kembali dilanjutkan pada Senin pagi dengan memfokuskan penyisiran di titik-titik yang telah dipetakan sebelumnya.
Pemetaan dilakukan menggunakan citra udara dari drone guna mempersempit area pencarian dan meningkatkan efektivitas evakuasi.
Peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Menurut Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, kawasan itu telah diguyur hujan lebat disertai angin kencang selama dua hari berturut-turut sebelum longsor terjadi.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut diduga kuat menjadi pemicu pergerakan tanah di kawasan perbukitan yang padat permukiman.
Hingga kini, aparat dan relawan masih berjibaku di lapangan, sementara warga terdampak diungsikan ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi longsor susulan. (Gani Abdul Rahman)





