TEROPONG INDONESIA- Kota Bandung-, Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi S.H, M.M akan segera menempatkan kepala sekolah yang jauh dari domisili ke sekolahnya untuk bertugas ke wilayah yang lebih dekat dengan domisilinya.
Hal tersebut disampaikan KDM, sapaan Gubernur Jabar saat menghadiri penganugerahan sayembara video perpisahan sekolah di Sabuga Bandung, Rabu (20/8/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun media cetak dan online Tabloid Teropong Indonesia di pertemuan tersebut. Diungkapkan perihal agenda pelantikan promosi kepala sekolah untuk mengisi sekolah yang saat ini dipimpin oleh Plt, mutasi atau rotasi kepala sekolahnya. Seperti biasa akan dilaksanakan pada hari jum’at.
Prioritas kebijakan yang akan diberlakukan itu penempatan kepala sekolah sesuai domisili. Dengan begitu, tidak ada lagi kepala sekolah yang bertugas jauh dari tempat tinggalnya.
“Penempatan kepala sekolah yang jaraknya jauh dari rumah akan dievaluasi. Mereka akan dikembalikan ke daerah masing-masing,” tegasnya.
Ungkapan tersebut disambut gembira oleh kepala sekolah yang saat ini bertugas dan jauh antara domisili rumahnya dengan sekolahnya.
Kepala SMAN 2 Lembang Bandung Barat yang telah bertugas sejak tahun 2023 hingga sekarang, Ernawati S.Pd, M.Pd, termasuk kriteria kepala sekolah yang disebutkan oleh Gubernur Jabar.
Ernawati S.Pd, M.Pd mengungkapkan sebelumnya saya bertugas di Sukabumi dan sekarang sekitar 2 tahun 8 bulan ditugaskan memimpin SMAN 2 Lembang. Kalau untuk perjalanan dari Sukabumi ke Lembang Bandung Barat waktu tempuhnya mencapai 4-5 jam, jika kondisi macet menjelang libur weekend. Sehingga harus menetap atau kos di sekitar Lembang. Kadang pulang ke rumah, sebulan sekali atau bahkan 2 bulan lebih baru pulang.
“Kalau tidak sempat pulang, karena kesibukan tugas sebagai kepala sekolah. Maka suami atau anak perempuan saya yang menyusul ke Bandung. Namun ada yang membuat terasa berat ialah saat orang tua yang usianya 80 tahunan yang tiba-tiba rindu ingin bertemu atau anak perempuan, jika kondisinya sedang sakit. Hal seperti itu yang mendorong untuk berbakti kepada orang tua dan ingin memberikan yang terbaik kepada sang anak dalam masa dewasanya. Membuat rindu yang memuncak atau kesedihan yang mendalam hingga meneteskan air mata” ungkapnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online, setelah menyimak arahan dari Gubernur Jabar bersama Kepala Sekolah lainnya di Gedung Sabuga Kota Bandung.
Menurutnya banyak kepala sekolah dari kalangan wanita yang meneteskan air mata, setelah mendapat kabar gembira dari Gubernurnya. Karena memang kondisinya seperti itu.
Ernawati S.Pd, M.Pd juga menyatakan bahwa hak yang diperoleh sama seperti kepala sekolah lainnya atau tidak ada tambahan oprasional khusus. Walaupun dari segi oprasional lebih besar, sebab jauhnya antara jarak rumah dengan tempat sekolah yang harus ditempuh. Namun semua itu tetap dijalani, serta disyukuri dan berupaya memberikan layanan pendidikan dari satuan pendidikan yang dipimpinnya kepada masyarakat.
“Alhamdulillah sejak diberi amanah memimpin sekolah dan melanjutkan perjuangan kepala sekolah yang sebelumnya. SMAN 2 Lembang yang sebelumnya belum memiliki akses jalan masuk mandiri atau masih sewa, sekarang sudah memiliki lahan mandiri untuk keluar masuk siswa, guru dan tamu yang ke sekolah. Ada tambahan ruang kelas baru sebanyak 7 kelas yang bersumber dari bantuan Komite dan bantuan pemerintah. Program pertukaran pelajar dengan negara lain yang telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Serta SMAN 2 Lembang resmi jadi kandidat Sekolah Rujukan Google dan dapat apresiasi dari KDM Gubernur Jabar”ucapnya





