Teropong Indonesia, KOTA BANDUNG — Semarak dunia seni tari kembali menggema di Yogyakarta melalui gelaran bergengsi 2nd YIDCARNIFAL Yogyakarta International Dance Carnival 2025, yang tahun ini diselenggarakan di kawasan ikonik Teras Malioboro, Yogyakarta.
Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam ajang ini adalah Sanggar Lamda Art, yang mengirimkan sembilan penari cilik berbakat untuk tampil di panggung internasional tersebut.
Acara yang akan digelar pada tanggal 16 – 17 agustus di pelataran teras Malioboro, Yogyakarta ini menjadi momentum penting bagi para siswa Lamda Art dalam mengembangkan potensi dan kreativitas di bidang seni tari.
Dengan didampingi oleh tim solid yang terdiri dari satu penanggung jawab, tiga pelatih profesional, serta enam orang tim make up artist (MUA) dan wardrobe, para peserta akan berusaha tampil penuh semangat dan percaya diri di hadapan penonton lokal maupun internasional.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, antara lain Lamda Art sebagai lembaga pembinaan seni tari, Genta Studio sebagai mitra kreatif, serta para orang tua murid Lamda Art yang berperan aktif dalam memberikan dukungan moral dan logistik.
Kombinasi antara dukungan profesional dan keluarga menjadi landasan kuat bagi keberangkatan tim dalam ajang berskala internasional ini.
Menurut fitri saat ditemui di Studio Lamda Art pada, Jumat, 25/07/2025 mengatakan keikutsertaan dalam YIDCARNIFAL bukan semata untuk mengejar prestasi juara, melainkan untuk membangun pengalaman dan menambah jam terbang para penari muda, yang kelak akan menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka di dunia seni.
“Motivasi kami mengikuti acara ini adalah untuk mencari pengalaman sekaligus mengembangkan kreativitas dan prestasi anak-anak di Lamda Art. Ajang ini adalah kesempatan langka yang sangat berharga,” ujar Fitri.
Ia menambahkan bahwa tampil di acara internasional seperti YIDCARNIFAL merupakan peluang emas bagi anak-anak untuk mengenal dunia seni yang lebih luas dan berinteraksi dengan pelaku seni dari berbagai negara.
Harapan besar pun disematkan kepada para penari cilik ini.
Meskipun kemenangan bukan menjadi tujuan utama, namun pengalaman tampil di panggung besar menjadi pencapaian yang tak ternilai.
“Kami berharap anak-anak bisa belajar banyak dari sini. Meskipun mungkin belum membawa pulang gelar juara, pengalaman ini jauh lebih penting untuk membentuk karakter dan mental mereka di masa depan,” imbuh Fitri.
Dengan semangat, kerja keras, dan dukungan dari berbagai pihak, Lamda Art akan membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan cinta budaya.
Keikutsertaan mereka dalam YIDCARNIFAL 2025 diharapkan menjadi inspirasi bagi sanggar-sanggar lain untuk terus berkreasi dan mendukung perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. (Gani Abdul Rahman)





