Damkar Cimahi Bangun Jejaring Kolaboratif untuk Tingkatkan Layanan Kedaruratan

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Cimahi tengah mengembangkan jejaring kolaboratif dengan berbagai mitra lintas sektor untuk memperkuat sistem layanan kedaruratan serta meningkatkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

Langkah strategis ini dirumuskan dalam pertemuan yang digelar di Kantor Pencegahan Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cimahi pada Senin (21/7/2025), yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 17.20 WIB.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Damkar Kota Cimahi, Kepala Seksi Penanggulangan, analis, staf administrasi, serta perwakilan dari media lokal, penyedia layanan internet, dan komunitas sosial.

Salah satu agenda utama dalam kolaborasi ini adalah pembangunan Command Center Kedaruratan, yang akan menjadi pusat kendali laporan kejadian darurat.

Petugas Komandan Regu Jaga (Danket) akan bertugas menerima laporan melalui telepon, memantau pergerakan unit bantuan dengan sistem GPS, dan menyusun laporan secara real-time untuk disampaikan kepada pimpinan serta instansi terkait.

Selain itu, Damkar Cimahi merencanakan peluncuran media edukasi digital, seperti podcast atau radio internet, yang akan menyajikan konten informatif seputar kebencanaan, edukasi masyarakat, dan kegiatan sosial.

Produksi konten ini akan melibatkan relawan pemadam kebakaran (Redkar), dengan pembiayaan berasal dari program CSR dan donasi publik.

Untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, Damkar Cimahi juga menggagas program “smart branding”, antara lain melalui latihan terbuka seperti vertical rescue dan water rescue yang akan diliput oleh media. Selain itu, akan digelar lomba mewarnai di atas media kaos yang menargetkan partisipasi hingga 10.000 anak.

Dukungan terhadap inisiatif ini datang dari berbagai pihak. Kang Bimbim dari komunitas Cimahi Setengah Peduli mendorong agar Redkar diberi pelatihan pendampingan korban pascakejadian, serta mengusulkan pembangunan rumah trauma healing.

Sementara itu, CEO penyedia layanan internet lokal, Kang Hendri, menyatakan komitmennya untuk menyediakan jaringan internet stabil guna mendukung operasional command center dan turut menyumbang lewat program CSR untuk kegiatan sosialisasi di sekolah dasar.

Media partner seperti JBN, Cimahi Aktual, dan Bewara juga akan diberikan akses langsung terhadap laporan kejadian penting, termasuk insiden kebakaran dan kegiatan penyelamatan.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan, sejumlah tugas langsung didelegasikan. Analis ditugaskan untuk menyusun Surat Keputusan (SK) Redkar, namun dengan penegasan bahwa Redkar belum diizinkan terjun ke lapangan sebelum memiliki perlindungan kerja yang memadai.

Staf administrasi, Tasya, juga diberi mandat untuk menyusun jadwal kegiatan Damkar hingga bulan Oktober 2025.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Damkar Cimahi berharap dapat meningkatkan kecepatan respons dalam situasi darurat serta memperkuat literasi kebencanaan masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, media, dan komunitas sosial menjadi fondasi utama dalam membangun sistem penanganan darurat yang adaptif dan inklusif. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *