Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Cimahi, BPBD Lakukan Pemantauan Wilayah

Ilustrasi: Gempa
TEROPONG INDONESIA – Gempa dengan Magnitudo 2,7 yang mengguncang Kota Cimahi pada Minggu pagi, 29 Juni 2025, menjadi momentum uji kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi dan sekitarnya dalam menghadapi potensi bencana.
Meski tidak menimbulkan kerusakan, BPBD Kota Cimahi tetap bergerak cepat melakukan pemantauan menyeluruh.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Cimahi, Rohmat mengatakan bahwa sejauh ini tidak ditemukan dampak fisik akibat gempa. Namun ia menegaskan, kewaspadaan tetap dijaga.
“Sejauh ini belum ada laporan kerusakan, namun petugas tetap waspada dan melakukan monitoring kewilayahan,” ujarnya.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di darat, sekitar 14 kilometer Timur Laut Cimahi, dengan kedalaman hanya 6 kilometer.
“Getaran ini cukup terasa, terutama di wilayah-wilayah sekitar seperti Lembang dan sebagian kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB),” ucapnya.
BPBD Kota Cimahi juga menaruh perhatian khusus pada kondisi Jalan Demang Hardjakusumah yang ambles beberapa hari sebelumnya, tepat di depan Kantor Wali Kota Cimahi.
Meskipun belum diketahui apakah gempa berkaitan dengan kejadian amblesnya jalan, pihak BPBD tetap menaruh perhatian pada titik-titik rawan.
“Kita pantau terus ke depannya. Mudah-mudahan tidak ada apa-apa, khususnya di lokasi jalan ambles,” tutupnya. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *