(TEROPONG INDONESIA)-, Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum penting untuk merefleksikan pencapaian dan tantangan dalam dunia pendidikan. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kreativitas dan inovasi para pendidik serta tenaga kependidikan. Melalui tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”
Aline Puspasari S.E, M.Ed, Penanggung Jawab Kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat tahun 2025 menjelaskan Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat sejak 2 – 28 Mei 2025 menyelenggarkan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hardiknas 2025. Memulai kegitannya pada 2 Mei dengan peringatan Hardiknas melalui upacara Hardiknas dan Pencanangan Gerakan Numerasi Nasional. Selanjutnya ada 30 Pelatihan Peningkatan Kompetensi GTK Moda Daring, webinar Festival Inovasi Pendidikan Jawa Barat 2025 bersama Narasumber dari para Juara 1 Pemenang Lomba Jambore GTK Hebat 2024. Webinar dam Siniar Gerakan Numerasi Nasional, gerakan literasi inspiratif bertajuk “1000 Guru dan Tenaga Kependidikan Menulis Praktik Baik Pembelajaran” atau dalam bahasa Sunda:“Sarébu Guru Jeung Tenaga Kependidikan Nulis: Népakeun Praktik Hadé Geusan Ngawangun Kualitas Atikan di Jawa Barat.”
“Serta Fun Walk, Clean Up, Seminar Guru dan Tenaga Kependidikan “Pendidikan Masa Depan: Intergrasi Koding dan AI Dalam Sistem Pembelajaran Nasional”, Lomba Guru Bercerita Dengan Tema Numerasi, Lomba Tari Kreasi dan Menyanyi Solo Peserta Didik, Sains Nyetrik. Penguatan Karakter Melalui Pemutaran Film karya BBGTK Jabar dan Bazar aneka makanan & produk pendidikan” jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online di ruang kerjanya (15/5/2025)

Aline Puspasari S.E, M.Ed mengungkapkan saat kegiatan Fun Walk, Clean Up dimulai dari halaman kantor BBGTK Jabar, dengan rute keliling Lapangan Gasibu, berjalan kembali ke lingkungan kantor melalui trotoar serta taman kecil di sekitarnya sambil memungut sampah.
“Hasilnya terkumpul sekitar 260 Kg sampah, mereka yang berhasil mengumpulkan terbanyak mendapatkan hadiah. Melalui kegiatan tersebut tujuannya menjadikan BBGTK Jabar sebagai contoh kantor ramah lingkungan. Membangun kebiasaan positif semua pegawai yang peduli dan aktif menjaga kebersihan. Menyisipkan pesan pendidikan karakter dan penguatan nilai kebangsaan dalam bentuk nyata. Khusus di BBGTK Jabar sudah secara rutin dilaksanakan bertema “Jum’at Bersih”, ungkapnya
Menurutnya walaupun dalam kondisi keterbatasan anggaran atau efesiensi. Namun hal itu tidak mengurangi semangat para peserta hadir langsung untuk mengikuti berbagai kegiatannya. Ada sekitar 21 daerah dari kabupaten atau kota di Jabar yang berpartisipasi sebagai pesertanya.
BBGTK Jabar berharap melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan dapat mensosialiasaikan hingga mensukseskan program Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menargetkan generasi Panca Waluya.





