TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang rutin diperingati setiap bulan Oktober, MAN 1 Kota Sukabumi menggelar kegiatan Bulan Bahasa dengan nama GEMAPARASA (Gema Sumpah Pemuda Dan Budaya Serta Terampil Berbahasa), yang dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Samsul Puad, Jum’at (25/10/2024).
GEMAPARASA ini mengambil tema “Gema Sumpah Pemuda dalam Harmoni Bahasa dan Kebhinekaan” dan akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, mulai 23 – 25 Oktober 2024 dengan mempertandingkan 7 (tujuh) cabang lomba, yakni Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Inggris, Pidato Bahasa Arab, Debat Bahasa Indonesia, Baca Puisi dan Menyanyikan Lagu Daerah.
Ketua panitia pelaksana GEMAPARASA, Dian Suhendar yang juga Wakasek Kesiswaan MAN I Kota Sukabumi berharap kegiatan “Gemaparasa” dapat menjadi platform yang menginspirasi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam menjaga semangat Sumpah Pemuda serta mengembangkan budaya dan bahasa Indonesia.
“Dengan berbagai aktivitas yang melibatkan pemuda, masyarakat, dan berbagai pihak, diharapkan peringatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk refleksi dan aksi nyata demi kemajuan bangsa,” ucapnya, saat memberi sambutan dalam acara pembukaan kegiatan tersebut.
Plt. Kepala MAN 1 Kota Sukabumi, Rustandi menambahkan, Kegiatan Bulan Bahasa tahun ini disemarakkan oleh peserta dari MAN I Kota Sukabumi saja, sehingga hanya mempertandingkan kategori antar kelas.

“Tujuan dari GEMAPARASA adalah Merealisasikan Visi dan Misi Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Sukabumi, mengasah kreativitas siswa, Meningkatkan tali silaturahmi di antara civitas akademika, Meningkatkan dan mengembangkan minat, bakat, serta kemampuan siswa dan Menumbuhkan sikap sportivitas dan solidaritas diantara siswa MAN 1 Kota Sukabumi,” tuturnya.
Ditambahkan, selain untuk memperingati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda, GEMAPARASA juga sebagai sarana untuk meningkatkan kreativitas minat dan bakat siswa/i MAN 1 Kota Sukabumi dalam bidang Budaya dan Bahasa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Samsul Puad merespon positif kegiatan yang awalnya diinisiasi oleh peserta didik yang berasal dari peminatan Bahasa di MAN 1 Kota tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini mempunyai banyak manfaat, salah satunya menjadi cara merawat kebhinnekaan, persatuan dan kesatuan.
“Kegiatan ini juga bisa menambah wawasan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan peserta didik serta melestarikan Bahasa dan Budaya Indonesia,” pungkasnya. (Rifal)





