Hari Jadi Majalengka ke 534?… Melihat Keteladanan Pj Bupati Dr. H. Dedi Supandi S.STP, M.Si Memuliakan Jasa Guru

TEROPONG INDONESIA-, Dalam rangka memperingati Hari Jadi Majalengka ke 534 tahun 2024 Jum’at (07/06/2024). Dengan mengambil tema “Panceg Pageuh Ngarumat Majalengka”. Koran SINAR PAGI berupaya melihat jejak ketaladanan Pj Bupati sebagai warga asli Majalengka.

Informasinya yang dihimpun koransinarpagijuara.com bersumber dari akun instagramnya yang diberi nama Dedi Supandi yang hingga saat ini memiliki follower sebanyak 721 ribu dan 1.311 postingan. Terlihat pada tanggal 27 Mei 2024 terdapat tayangan Video yang diputar oleh 29,1ribu penonton dan 4.242 like dari warga net. Video tersebut menanyakan momen silahturahmi dan melepas kerinduan seorang murid kepada gurunya.

Bersilahturahmi kepada guru SD bagian dari tanda kesuksesan masa-masa belajar saat anak-anak. Kesuksesan pertama bagi sang guru mendidik siswanya, hingga menghasilkan ilmu yang dapat dikenang dan di amalkan di masa dewasa. Kesuksesan kedua bagi seorang pelajar SD, di masa kanak-kanaknya saat bersungguh-sungguh belajar / meraih ilmu. Sehingga hasilnya ilmu dari sang guru tetap menetap di dalam dirinya sampai dewasa.

Dr. H. Dedi Supandi S.STP, M.Si, Pj Bupati Majalengka Jawa Barat dalam video tersebut mengungkapkan bahwa seorang guru adalah Dia yang telah menunjukkan sebuah pintu menuju masa depan. Seringkali disebut tanpa jasa dan memang tidak akan ada yang mampu membalas jasanya.

Seperti Pak Omar namanya, dia seperti lilin rela menghabiskan dirinya sendiri untuk menerangi jalan bagi orang lain. Termasuk menerangi jalanku saat belajar di bangku Sekolah Dasar (SD). SDN Bumi Asih tahun 1982 – 1989, saat ini nama nya menjadi SDN Kumbung II, satu lagi seorang guru Alm. Ibu Odah Saodah (Alfatihah). Mereka setiap hari berhenti di jalan raya jalur angkot, dilanjutkan berjalan kaki menuju Sekolah terpencil saat itu. Mengajar nya pun serba bisa karena lebih dari satu mata pelajaran, dengan jumlah guru yang terbatas saat itu.

Baca Juga :  Pembinaan Pegawai dan Silaturahmi Idulfitri 1445 H di Cadisdik Wilayah VIII, Kadisdik: Ingatkan Ramadan Sebagai Pembelajaran

“Tidak ada yang namanya mantan guru, karena ajarannya kekal akan terus ada. Pak Omar adalah orang yang memiliki hati yang besar untuk membantu membentuk pikiran yang kecil. Alhamdulillah sehat selalu pa, beliau adalah individu / guru yang benar-benar menginspirasi karena telah mengajarkan lebih dari sekadar kurikulum,”ungkapnya sambil mendo’akan secara tulus untuk kebaikan gurunya.

https://www.youtube.com/watch?v=I90b-ij-n64

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *