TEROPONG INDONESIA-, Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun manusia Indonesia seutuhnya. Serta mewujudkan sistem pendidikan berbudaya Nasional. Mewujudkan organisasi Kepala Sekolah professional. Meningkatkan profesionalisme Kepala Sekolah dan menjalin solidaritas Kepala Sekolah antar jenjang.
Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia / AKSI akan menyelenggarakan Rakernas tahun 2024 di Kota Bandung. Dengan tema “Transformasi Kepala Sekolah Mewujudkan Generasi Emas 2024”. Rencananya dilaksanakan di Trans Convention Center, Jl Gatot Subroto No.289 Bandung pada 5-7 Juni 2024.

Panitia Rakernas mengundang narasumber Nadiemanwar Makarim, B.A, M.B.A, Menteri Pendidikan Kebudayaan, Ristek dan Teknologi Republik Indonesia dan Prof Rhenald Kasali, PH.D Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd, Ketua Umum DPP AKSI menjelaskan Rakernas merupakan agenda rutin organisasi yang akan dihadiri para peserta pengurus organisasi dari perwakilan provinsi di Indonesia dan Kepala sekolah dari berbagai jenjang satuan pendidikan di Bandung Raya Jawa Barat sebagai tuan rumahnya.
“Kegiatan Rakernas sebagai upaya Brain Wash atau menyegarkan kembali pemikiran para kepala sekolah. Dengan harapan adanya transformasi untuk memiliki berbagai kompetensi baru yang dibutuhkan sesuai zamannya,”, jelasnya saat wawancara khusus bersama media cetak dan online Koran SINAR PAGI di kantornya (3/6/2024)

Menurutnya melalui kegiatan Rakernas, sebagai langkah organisasi profesi yang independen untuk menentukan arah pergerakan organisasi menciptakan kemajuan pendidikan di Indonesia.
Pihak panitia Rakernas mengarahkan untuk seksesnya acara, bagi para peserta yang akan hadir, ikuti semua kegiatan, cermati pahami pesan-pesannya, terutamanya perihal transformasi kompentensi kepala sekolah. Karena bukan hanya kepala sekolah, bahkan guru dan pengawaspun sudah punya model-model kompetensi baru yang menjadi bagian dari transformasi. Maka kuasai kompetensi itu dan menjadilah agen perubahan di lingkungannya.
“Serta tumbuhkan jiwa militansi, bahwa kepala sekolah itu punya independensi dalam profesi. Mengurus hingga memperjuangan martabat profesinya dan hak-haknya. Berdasarkan perintah undang-undang, walaupun sudah ada organisasi lain, jangan takut untuk membangun organisasinya. Apalagi organisasi ini sudah berbadan hukum, menjadi mitra Kemendikbudristek dan Kemendagri,” katanya, Dr. Asep Tapip Yani, M.Pd,
Dilansir dari media organisasi AKSI / satuaksi.id, Dra. Eha Julaeha, M.Pd, Ketua Panitia Rakernas AKSI 2024 menyampaikan “Rakernas adalah momen bagi para kepala sekolah untuk berkumpul bersama menyatukan persepsi dan langkah, untuk mengawal generasi emas 2045. Jawa Barat sebagai tuan rumah semoga bisa hadir seluruh DPC mewakili,”ucapnya.

Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd, Ketua DPP AKSI wilayah 2 mengatakan “Mas Menteri wajib hadir kalau cinta pada pendidikan. Para kepala sekolah adalah kaki tangan menteri dalam melakukan transformasi pendidikan. Gagasan-gagasan Mas Menteri yang selama ini brilian dalam pendidikan, telah dieksekusi oleh para kepala sekolah. Legasi gagasan Mas Menteri untuk memajukan pendidikan Indonesia tidak akan berhenti jika para kepala sekolah sudah bertransformasi,”ungkapnya
Sekretaris Jenderal AKSI, Dr. Toto Suharya, S.Pd., M.Pd mengajak para kepala sekolah harus berpikir besar, merencanakan pendidikan untuk kedaulatan Indonesia di tingkat global. Sekalipun menterinya visioner, jika kepala sekolah tidak punya wawasan dan mimpi besar, maka Indonesia akan tetap terbelakang. Rakernas AKSI 2024 adalah momen tepat agar para kepala sekolah menyatukan visi dan langkah untuk Indonesia emas 2045.





