Ragam  

Gerakan Revolusi Putih Tingkatkan Konsumsi Susu Bagi Anak Sekolah

TEROPONG INDONESIA-, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam waktu dekat akan mencanangkan gerakan Revolusi Putih. Gerakan ini untuk  peningkatan konsumsi susu bagi Balita dan anak-anak usia sekolah dengan tujuan terjadi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi sejak dini. “Gerakan ini dilaksanakan sebagai upaya menciptakan generasi muda yang sehat dengan asupan gizi yang cukup. Lebih dari itu, tujuan utamanya adalah mempersiapkan anak-anak kita menjadi anak yang sehat, cerdas, kuat dan bebas dari stunting,” ujar Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman, Selasa (6/2/2024).

Menurut Pj. Bupati, generasi sehat cerdas dan bebas stunting sangat penting untuk memastikan pembangunan berkelanjutan.  “Sehat bukan hanya secara fisik, tapi juga mental dan kerohanian. Untuk itu, diperlukan konsumsi gizi dan nutrisi yang cukup,” ujarnya.

Hal tersebut tentu saja perlu didorong oleh seluruh stakeholders dan dinas-dinas terkait di Kabupaten Sumedang.  “Seperti Dinas Peternakan yang akan menjamin kesehatan hewan serta  menyuplai ketersediaan susu murni. Kemudian Dinas Pertanian yang menjamin ketersediaan pakan yang sehat, dan Dinas Pendidikan yang akan membantu distribusi  gerakan Revolusi Putih pada tiap-tiap sekolah,” tuturnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang Tono Suhartono   mengatakan, potensi susu murni yang dihasilkan di Kabupaten Sumedang sangat tinggi dan cukup untuk mendukung pelaksaan Revolusi Putih di Sumedang. “Secara garis besar saat ini produk susu disetorkan ke Koperasi Serba Usaha (KSU) di Kabupaten Sumedang dan Industri Pengolah Susu (IPS) yang berada di luar Kabupaten Sumedang,” katanya.

Ia menambahkan, pasokan susu murni yang disalurkan ke industri-industri rumah tangga di Kabupaten Sumedang, meskipun jumlahnya tidak terlalu signifikan. “Produksi susu sapi murni yang dihasilkan di Kabupaten Sumedang yakni 9.400 liter per hari. Sedangkan untuk susu kambing murni dihasilkan 1.500 liter per minggu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kawasan Kota Lama Banyumas Dipercantik Kementerian PUPR

Ia menyebutkan, daerah penghasil susu kambing di Kecamatan Rancakalong dan Kecamatan Cimanggung.  Untuk penghasil susu sapi terbanyak ada di Kecamatan Pamulihan dan Tanjungsari.  “Dengan adanya gerakan ini, masyarakat akan terpacu untuk minum susu murni. Selain itu, masyarakat harus mengetahui manfaat susu murni khususnya bagi anak-anak,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *