“Kritik yang diberikan merupakan satu hal yang biasa dalam sebuah dinamika pemerintahan. Namun, secara perlahan pak bupati bisa menahkodai KBB dengan mengentaskan persoalan yang ada secara perlahan,” ujarnya.
Selain itu, sambung Agus, di era serba digital saat ini memang dibutuhkan pemimpin muda yang berani mengambil langkah nyata demi terciptanya pembangunan yang diharapkan.
“Pak Hengki ini sosok muda yang memiliki potensi untuk melakukan terobosan melalui inovasi dan kreativitas untuk membangun KBB yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, capaian WTP yang kedua kali ini menjadi momentum untuk pak bupati untuk membuktikan bahwa di bawah tangan dinginnya janji politik yang sempat diucapkan bisa direalisasikan secara nyata.
“Ini momen yang tepat untuk merealisasikan janji politik saat kampanye dulu. Meskipun, direalisasikan secara bertahap mengingat kondisi perekonomian yang belum pulih pasca didera pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu,” tuturnya.
Meski begitu, pihaknya pun mengingatkan sebagai mitra agar Pemda KBB tidak terlena dengan capaian WTP yang telah diraih. Bahkan, hal ini harus jadi cambuk motivasi agar kinerja pemerintah dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih meningkat.
“Terutama dalam hal pelayanan dan keuangan tentu harus lebih baik,” ucapnya.





