TEROPONG INDONESIA, KOTA SUKABUMI – Group Vocal MAN I Kota Sukabumi, Magical Voice berhasil menyabet predikat Juara III pada even Albacadabra Tahun 2024, setelah berhasil menyisihkan peserta lainnya pada ajang tahunan SMA Al Bayan tersebut.
Dalam lomba yang berlangsung sejak tanggal 23 – 28 September 2024 tersebut, Vocal Group Magical Voice membawakan 2 buah lagu, yakni, Mojang Priangan dan Roman Picisan.
Ferdi Rahmatullah, Guru Pembimbing VC Magical Voice, menilai lomba vocal grup yang diadakan oleh SMA Al Bayan Putra sebagai sebuah acara yang bagus, karena selain berkompetisi, peserta juga bisa menjalin silaturahmi dengan peserta dari sekolah lain se Indonesia.
“Walaupun dengan persiapan yang sebentar, kurang lebih 1 minggu, Alhamdulillah, tim vocal grup MAN I bisa lolos ke babak final dan mendapat Juara III, raihan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk selalu berkarya dan berkesenian,” ucapnya.

Sementara Plt. Kepala MAN I Kota Sukabumi, Rustandi mengaku bangga dengan prestasi yang diraih anak didiknya tersebut.
“Prestasi ini menjadi pemicu semangat untuk pengembangan ekstrakurikuler lainnya, agar terus berlatih dan berkompetisi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim peserta yang telah berupaya total dalam latihan dan saat berlomba, juga kepada tim Juri, panitia dan civitas akademika MAN 1 Kota Sukabumi yang telah berdoa dan mendukung kegiatan ini.
Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, H. Samsul Puad menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh civitas academika MAN I Kota Sukabumi.
“Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Grup Vokal MAN 1 Kota Sukabumi, ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kota dan Kabupaten Sukabumi,” kata Puad.
Dia berharap, dengan prestasi ini akan mampu melahirkan tim Nasyid dan Vokal Grup Madrasah lainnya di Kota Sukabumi.
“Kami imbau Madrasah agar mampu mendorong siswanya memiliki prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik,” ucapnya.
Adriansyah, salah satu siswa peserta VG Magical Voice, memgaku sangat bangga, bersemangat sekaligus termotivasi untuk melakukan yang terbaik saat mengikuti lomba.
“Lagu yang kami bawakan, “Mojang Peringan” dan “Roman Picisan,” ini memiliki makna yang mendalam. “Mojang Peringan” menggambarkan keindahan dan kekuatan perempuan, sementara “Roman Picisan” menceritakan tentang cinta yang sederhana namun bermakna. Melalui lagu-lagu ini, saya ingin menyampaikan pesan tentang menghargai cinta dan keindahan dalam kehidupan,” tuturnya. (Rifal)





