TEROPONG INDONESIA – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Pither Tjuandys kembali turun langsung ke lapangan melaksanakan agenda reses di tiga wilayah Desa Kecamatan Lembang untuk menampung aspirasi warga menjelang penyusunan prioritas anggaran tahun 2027.
Kegiatan reses yang menyasar Desa Sukajaya, Desa Wangunsari RW 12, serta Desa Pagerwangi ini mencatat sejumlah usulan pembangunan dasar yang selama ini menjadi keluhan harian masyarakat setempat, mulai dari kerusakan badan jalan, tersumbatnya saluran drainase, hingga ketersediaan kantor RW dan gedung Posyandu yang belum memadai.
“Dari keseluruhan aspirasi yang tercatat selama kunjungan reses, dua titik lokasi di Desa Pagerwangi menjadi sorotan utama karena sudah terdapat gambaran besaran alokasi dana yang dibutuhkan untuk mewujudkan usulan warga,” kata Pither, Kamis (5/11/2026).
Pither menjelaskan, rencana alokasi anggaran lanjutan penanganan ruas jalan di Desa Pagerwangi diperkirakan mencapai Rp400 juta untuk tahun 2027, sedangkan skala keseluruhan usulan program melalui dana Pokir yang siap untuk dilaksanakan pada periode berjalan bernilai sekitar Rp1,2 miliar.
“Angka tersebut menjadi acuan awal sebelum dilakukan verifikasi teknis lapangan oleh dinas terkait guna memastikan apakah nominal dana itu sudah cukup untuk menuntaskan keseluruhan pekerjaan yang diminta warga,” jelasnya.
Meskipun daftar aspirasi sudah berhasil dikumpulkan dari ketiga desa yang dikunjungi, Pither mengakui, tantangan terbesar selanjutnya adalah menyaring mana usulan yang benar‑benar mendesak untuk dimasukkan ke dalam skala prioritas APBD Kabupaten Bandung Barat tahun 2027.
“Karena tidak semua usulan warga bisa langsung terpenuhi sekaligus, terlebih masih perlu dicek status kepemilikan lahan untuk pembangunan kantor RW dan Posyandu, serta survei kerusakan jalan dan drainase agar anggaran yang diajukan tidak melebihi kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.
Kendati begitu, Pither memastikan Komisi III akan mendampingi warga desa untuk menyusun dokumen usulan secara bertahap sebelum masuk ke tahap pembahasan anggaran bersama eksekutif KBB.
Selain itu, kunjungan reses ini juga menyoroti kesenjangan ketersediaan fasilitas dasar antar‑desa di wilayah Lembang.
“Desa Sukajaya dan Desa Wangunsari RW 12 belum memiliki gambaran nominal anggaran resmi untuk usulan perbaikan jalan serta drainase, berbeda dengan Desa Pagerwangi yang sudah memiliki perkiraan biaya pembangunan,” sebutnya.
Pither berkomitmen bakal mendorong tim teknis pemerintah kabupaten turun ke dua desa itu sebelum akhir tahun agar aspirasi mereka tidak tertinggal dibandingkan Desa Pagerwangi.





