TEROPONG INDONESIA-, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang periode 2025–2030, Hj. Yuslita Sumartini Bilqis, S.M., menegaskan komitmennya untuk membawa Partai Golkar Kabupaten Sumedang menjadi organisasi politik yang semakin modern, solid, berkinerja tinggi, sekaligus semakin dekat dengan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Hj. Yuslita Bilqis dalam sambutannya setelah menerima amanah sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang periode 2025–2030.
Dalam kepemimpinannya, Hj. Yuslita membawa visi “Menjadikan Partai Golkar Kabupaten Sumedang sebagai Partai Modern, Solid, dan Berkinerja Tinggi untuk Memenangkan Kembali Pemilu 2029.”
Menurutnya, visi tersebut bukan sekadar target politik, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh kader untuk membangun organisasi yang lebih kuat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya hadir bukan untuk menghapus apa yang telah dilakukan sebelumnya. Saya hadir untuk melanjutkan, memperbaiki, menyempurnakan, dan membawa Partai Golkar Kabupaten Sumedang menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Hj. Yuslita, saat diwawancarai usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang, Selasa (06/10).
Apresiasi untuk Dua Periode Kepemimpinan H. Sidik Jafar
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yuslita juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada H. Sidik Jafar, S.E., yang telah memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Sumedang selama dua periode.
Ia menilai perjalanan kepemimpinan sebelumnya merupakan bagian penting dari sejarah Partai Golkar di Kabupaten Sumedang yang patut dihargai dan dilanjutkan.
“Dua periode bukanlah waktu yang singkat. Tentu ada keberhasilan, tantangan, dinamika, dan perjuangan yang telah dilalui bersama. Setiap perjuangan untuk Partai Golkar adalah bagian dari sejarah yang harus kita hormati,” ungkapnya.
Hj. Yuslita juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus periode sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, tenaga, pikiran, dan waktu yang telah diberikan untuk membesarkan Partai Golkar Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, seluruh dinamika tersebut harus menjadi pengalaman dan pembelajaran untuk membangun Partai Golkar yang lebih kuat ke depan.
Lima Misi Jadi Fondasi Kepemimpinan
Untuk menerjemahkan visi tersebut, Bunda Bilqis menetapkan lima misi utama.
Pertama, membangun organisasi yang modern dan kokoh, dengan tata kelola organisasi yang lebih tertata, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memanfaatkan teknologi.
Kedua, mempererat kekuatan dan persatuan kader. Menurutnya, soliditas merupakan modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan politik ke depan.
Ketiga, meningkatkan kualitas kader dan kinerja partai, sehingga kader tidak hanya memahami politik, tetapi juga memiliki kapasitas, integritas, kepedulian, dan kemampuan memberikan solusi bagi masyarakat.
Keempat, memperkokoh basis dukungan dan kemenangan Pemilu 2029 melalui konsolidasi organisasi, penguatan struktur, pembinaan kader, pemetaan kekuatan, serta komunikasi politik yang semakin dekat dengan masyarakat.
Kelima, menjadikan Partai Golkar sebagai kekuatan politik yang mengabdi kepada rakyat.
“Kader Golkar harus hadir bukan hanya ketika pemilu tiba. Kader Golkar harus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegas Hj. Yuslita.
Tidak Ingin Berjalan Sendirian
Hj. Yuslita menyadari bahwa menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan bukanlah pekerjaan mudah. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen Partai Golkar untuk meninggalkan sekat-sekat akibat dinamika politik dan kembali memperkuat persatuan sebagai satu keluarga besar.
Ia menegaskan kepemimpinannya akan membuka ruang bagi senior, kader, generasi muda, serta seluruh struktur partai untuk memberikan gagasan dan kontribusi.
“Saya tidak ingin berjalan sendirian. Saya ingin berjalan bersama seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Sumedang. Saya membutuhkan masukan para senior, energi para kader, gagasan generasi muda, dan kerja nyata seluruh struktur partai,” katanya.
Hj. Yuslita juga menekankan bahwa keberhasilan kepemimpinan bukanlah keberhasilan seorang ketua, melainkan keberhasilan seluruh kader.
Karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar Partai Golkar Kabupaten Sumedang untuk menjadikan periode 2025–2030 sebagai momentum membangun kembali kejayaan partai.
“Mari kita kuatkan struktur, kita satukan kader, kita tingkatkan kualitas, kita dekatkan partai dengan rakyat, dan bersama-sama kita menatap Pemilu 2029 dengan optimisme dan keyakinan,” pungkasnya.
Ia berharap Partai Golkar Kabupaten Sumedang ke depan tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga semakin kuat dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Golkar untuk rakyat, Golkar untuk Sumedang. Bersama kita kuat, bersama kita menang, bersama kita mengabdi.”





