Pewarta : Steven Gervan
Teropong Indonesia –, Berkunjung ke Kabupaten Sumedang rasanya belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas yang menggugah selera. Di tengah pesatnya perkembangan dunia kuliner, Warung Makan Pengkolan Jati tetap menjadi salah satu destinasi favorit yang konsisten mempertahankan cita rasa tradisional dengan kualitas terbaik.
Berlokasi di Jalan Raya Cimalaka–Tanjung Kerta, RT 02 RW 03, Dusun Naluk, Kecamatan Cimalaka, Warung Makan Pengkolan Jati tak sekadar menawarkan hidangan lezat, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner yang mengedepankan kehangatan pelayanan dan kekayaan cita rasa khas Sunda.
Menu andalan yang menjadi ikon warung makan ini adalah Bakakak Ayam Kampung. Hidangan tersebut telah menjadi primadona dan selalu diburu pelanggan berkat racikan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging, menghasilkan rasa gurih, lezat, dan autentik. Tak heran jika banyak wisatawan menjadikan Pengkolan Jati sebagai tujuan wajib saat berada di Sumedang.
Di balik kelezatan setiap sajian, Pengkolan Jati memiliki komitmen kuat untuk menjaga kualitas. Manajemen memastikan setiap menu disajikan dengan standar rasa yang konsisten.
Bahkan, sekitar 80 persen pelanggan memberikan ulasan positif melalui Google Business. Pada jam-jam sibuk, pengunjung rela mengantre hingga satu sampai dua jam demi menikmati hidangan yang terkenal akan kelezatannya.
Komitmen tersebut juga terlihat ketika harga bahan baku mengalami kenaikan. Pengkolan Jati memilih mempertahankan kualitas rasa dan porsi makanan daripada mengurangi takaran demi mengejar keuntungan. Prinsip ini menjadi bukti bahwa kepuasan pelanggan selalu ditempatkan sebagai prioritas utama.
Seiring meningkatnya minat masyarakat, Pengkolan Jati kini menghadirkan cabang kedua, Pengkolan Jati 2 (PJ2). Cabang ini menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda dengan menu unggulan seperti Cobek Belut dan Goreng Belut, sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi para pecinta kuliner Nusantara.
Tak hanya berfokus pada cita rasa, Pengkolan Jati juga mengedepankan nilai pemberdayaan sumber daya manusia. Manajemen membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki semangat belajar, tanpa harus memiliki pengalaman kerja sebelumnya.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang semakin profesional sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Manager Pengkolan Jati, Aris Budiman, mewakili pemilik Hj. Wida, menegaskan bahwa menjaga kualitas makanan merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar.
“Kami memegang teguh prinsip bahwa kepuasan konsumen adalah segalanya. Menjaga kualitas rasa bukan sekadar urusan bisnis, melainkan bentuk penghormatan kami kepada setiap pelanggan. Biarlah margin keuntungan sedikit berkurang ketika harga bahan baku naik, asalkan porsi, takaran, dan kualitas sajian yang diterima pelanggan tidak pernah berubah. Kepercayaan pelanggan adalah aset terbesar yang harus kami jaga,” ujar Aris Budiman, Rabu (15/7).
Dengan perpaduan cita rasa autentik, pelayanan yang terus ditingkatkan, serta komitmen menjaga kualitas tanpa kompromi, Warung Makan Pengkolan Jati terus mengukuhkan diri sebagai salah satu ikon kuliner Sumedang yang layak menjadi destinasi utama bagi wisatawan maupun pecinta kuliner dari berbagai daerah.





