Underpass Gatot Subroto Masuki Tahap Lelang, Pemkot Cimahi Optimistis Mobilitas dan Ekonomi Makin Efisien

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Rencana pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) di kawasan Baros, Kota Cimahi, memasuki tahap pelelangan. Pemerintah Kota Cimahi optimistis proyek strategis yang didanai Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut akan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di perlintasan sebidang kereta api, sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Cimahi, Achmad Nuryana, mengatakan keberadaan underpass akan memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran lalu lintas yang selama ini kerap terhambat akibat penutupan perlintasan kereta api di Jalan Gatot Subroto.

Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi investasi penting untuk memperkuat aktivitas ekonomi di Kota Cimahi.

“Arus lalu lintas akan jauh lebih lancar karena tidak lagi terganggu oleh aktivitas kereta api. Dampaknya tentu distribusi barang dan jasa menjadi lebih cepat sehingga mendukung pergerakan ekonomi masyarakat,” ujar Achmad, Jumat (3/7/2026).

Ia menjelaskan, kawasan Baros merupakan salah satu simpul transportasi utama di Kota Cimahi yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan. Seiring meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api, termasuk sejak beroperasinya layanan Kereta Feeder, durasi penutupan palang pintu menjadi lebih sering dan lebih lama, sehingga memicu antrean kendaraan pada jam-jam sibuk.

Kondisi tersebut, kata Achmad, tidak hanya mengurangi efektivitas perjalanan masyarakat, tetapi juga meningkatkan biaya logistik, pemborosan bahan bakar, serta risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Dengan adanya underpass nanti waktu tempuh menjadi lebih efisien, biaya perjalanan bisa ditekan, dan yang paling penting adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan karena tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta api,” katanya.

Berdasarkan data pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat, paket pembangunan Underpass Gatot Subroto memiliki pagu anggaran sebesar Rp150 miliar dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp130,13 miliar. Proyek tersebut menjadi salah satu pembangunan infrastruktur strategis yang diprioritaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan konektivitas kawasan Bandung Raya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, mengatakan Pemerintah Kota Cimahi telah menyelesaikan seluruh proses pembebasan lahan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan proyek.

Menurutnya, apabila seluruh tahapan pelelangan berjalan sesuai jadwal, penandatanganan kontrak pekerjaan diperkirakan dapat dilakukan pada 21 Juli 2026 sehingga pembangunan fisik segera dimulai.

“Informasi yang kami terima, proses lelang sedang berlangsung. Jika tidak ada kendala, sesuai jadwal kontrak dapat ditandatangani pada 21 Juli,” ujar Wilman.

Ia menegaskan, pembangunan fisik underpass sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, sedangkan Pemerintah Kota Cimahi bertanggung jawab menyiapkan lahan yang dibutuhkan.

Untuk mendukung proyek tersebut, Pemkot Cimahi telah mengalokasikan Rp36 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna menyelesaikan seluruh proses pembebasan lahan di kawasan pembangunan.

Wilman berharap tahapan pengadaan dapat berjalan lancar sehingga proyek dapat segera memasuki fase konstruksi tanpa hambatan administratif.

Pembangunan Underpass Gatot Subroto diharapkan menjadi salah satu solusi permanen dalam mengatasi kemacetan kronis di kawasan Baros yang selama bertahun-tahun menjadi titik perlambatan arus kendaraan. Selain mempercepat mobilitas masyarakat, keberadaan underpass juga diyakini akan meningkatkan efisiensi distribusi logistik, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Cimahi dalam jangka panjang. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *