Teropong Indonesia, KOTA BANDUNG — Setahun sejak dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025–2030, duet kepemimpinan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan mendapat penilaian positif dari mayoritas masyarakat.
Hasil survei terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan sebanyak 51 persen warga Jawa Barat menilai kinerja pemerintahan Dedi–Erwan dalam kategori baik. Survei tersebut dilaksanakan pada 30 Januari hingga 9 Februari 2026 dan dipaparkan dalam agenda bertajuk “Setahun KDM dan Evaluasi Publik atas Kinerja Pemprov Jawa Barat” di Kota Bandung, Senin (16/2/2026).
Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyampaikan bahwa tingkat kepuasan publik tidak terlepas dari persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi daerah.
“Persepsi warga Jawa Barat terhadap kondisi ekonomi di Jawa Barat lebih baik ketimbang nasional,” ujar Burhanuddin saat dikonfirmasi via telpon, Selasa, (17/02/2026).
Penilaian tersebut dinilai menjadi indikator penting atas efektivitas berbagai program yang telah digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun pertama kepemimpinan Dedi–Erwan. Sejumlah kebijakan yang menyasar sektor ekonomi, pelayanan publik, hingga pembangunan daerah disebut berkorelasi langsung dengan tingkat kepuasan masyarakat.
Hasil survei ini sekaligus menjadi tolok ukur awal atas konsolidasi pemerintahan Dedi–Erwan dalam menjalankan visi pembangunan Jawa Barat lima tahun ke depan. Dengan tingkat kepuasan mayoritas berada pada kategori positif, pasangan ini menghadapi tahun kedua kepemimpinan dengan legitimasi publik yang relatif kuat.
Meski demikian, survei tersebut juga menjadi pengingat bahwa ruang perbaikan tetap terbuka, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan program-program strategis berjalan konsisten serta merata di seluruh wilayah Jawa Barat. (Gani Abdul Rahman)





