Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI — Pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cimahi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi langsung melakukan aksi nyata dengan membersihkan aliran Sungai Cimahi, dimulai dari hari Senin, (26/01/2026).
Langkah cepat ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai sekaligus mencegah terjadinya banjir susulan.
Petugas DPKP diterjunkan menyusuri bantaran sungai dan membersihkan tumpukan sampah, lumpur, serta material lain yang menyumbat aliran air.
Normalisasi sungai ini menjadi bentuk keseriusan Pemerintah Kota Cimahi dalam menangani persoalan banjir yang kerap dipicu oleh buruknya pengelolaan lingkungan.
DPKP menegaskan bahwa pembersihan sungai tidak akan efektif tanpa peran aktif masyarakat.
Oleh karena itu, warga diimbau untuk menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai karena terbukti memperparah risiko banjir, terutama di musim hujan.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar bantaran Sungai Cimahi.
Kuswandi, warga RT 03 RW 02 Kelurahan Cibabat sekaligus sebagai ketua Karang Taruna Kelurahan Cibabat, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat pemerintah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa dilakukan secara rutin agar aliran sungai tetap lancar dan tidak terjadi banjir lagi,” ujarnya, Selasa, 27/01/2026.
Pemerintah Kota Cimahi menegaskan bahwa upaya penanganan banjir tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga menuntut kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. (Gani Abdul Rahman)





