Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi meresmikan Puskesmas Cibeureum yang berlokasi di Jalan Tirta Indah No. 88, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi langkah strategis Pemkot dalam memperkuat layanan kesehatan primer sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, didampingi Wakil Wali Kota serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Mulyati, beserta perangkat daerah terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, dr. Mulyati, menjelaskan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum sepenuhnya dibiayai melalui APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2025. Fasilitas ini dirancang mengacu pada prototipe integrasi layanan primer sesuai regulasi terbaru Kementerian Kesehatan.
“Puskesmas Cibeureum merupakan puskesmas pertama di Cimahi yang dibangun dengan konsep layanan kesehatan primer terintegrasi. Seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pengawasan, dibiayai oleh APBD,” ujar Mulyati.
Ia menambahkan, pembangunan fisik puskesmas diselesaikan dalam waktu 150 hari kalender dan telah melalui tahapan Provisional Hand Over (PHO) pada 29 Desember 2025.
Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menegaskan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, dengan pendampingan aparat penegak hukum sejak awal proses.
“Selama pembangunan, kami didampingi oleh Polres dan Kejaksaan. Hal ini memastikan pengawasan berjalan optimal sehingga pelaksanaan proyek aman, transparan, dan sesuai prosedur,” kata Ngatiyana.
Ngatiyana mengapresiasi hasil pembangunan yang dinilai telah memenuhi standar teknis dan kualitas. Menurutnya, profesionalisme pelaksanaan proyek terlihat dari detail bangunan yang rapi dan presisi.
“Dari tampilan depan saja sudah terlihat kualitasnya. Detail teknis seperti sambungan keramik pun rapi. Ini menunjukkan pengerjaan yang dilakukan secara serius,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga memberikan apresiasi khusus kepada para tenaga kesehatan, terutama perempuan, yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.
“Mereka bekerja siang dan malam melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Ini patut kita hargai bersama,” ungkapnya.
Ngatiyana menegaskan bahwa sektor kesehatan, bersama pendidikan dan infrastruktur, menjadi prioritas utama pemerintahannya sejak awal menjabat. Ia berharap keberadaan Puskesmas Cibeureum mampu meningkatkan kualitas layanan publik secara nyata.
“Pelayanan publik harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan koordinasi dan komunikasi yang baik, kami ingin pelayanan kesehatan di Cimahi semakin optimal,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Cimahi siap melakukan evaluasi dan pelengkapan fasilitas secara bertahap apabila masih terdapat kekurangan.
Puskesmas lama yang sebelumnya berada di kantor kelurahan akan dialihfungsikan menjadi Puskesmas Pembantu guna memperluas jangkauan pelayanan.
Ngatiyana mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Puskesmas Cibeureum secara tertib dan sesuai alur pelayanan, mengingat keterbatasan jumlah tenaga kesehatan.
“Jika terjadi antrean, mohon dimaklumi. Prioritas akan diberikan kepada pasien dengan kondisi darurat. Ini demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara masyarakat dan petugas kesehatan agar pelayanan dapat berjalan optimal.
“Jika ada keluhan, sampaikan dengan cara yang baik. Petugas pasti berupaya melayani sebaik mungkin,” ujarnya.
Diresmikannya Puskesmas Cibeureum, Pemerintah Kota Cimahi berharap fasilitas ini dapat menjadi pusat layanan kesehatan primer yang responsif, profesional, dan humanis. Pemkot Cimahi berkomitmen terus memperkuat sektor kesehatan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. (Gani Abdul Rahman)





