Cimahi Raih Predikat Kota Terinovatif dalam Penurunan Stunting 2025

Teropong Indonesia, KOTA ClMAHI – Pemerintah Kota Cimahi kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat setelah resmi dinobatkan sebagai Kota Terinovatif dalam Penurunan Stunting 2024.

Penghargaan tersebut menjadi bukti komitmen kuat Pemkot Cimahi dalam menekan angka stunting melalui berbagai program yang dijalankan secara terpadu sepanjang tahun 2024.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Wakil Wali Kota Cimahi, Aditia Yudisthira, dalam Rapat Koordinasi Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Jawa Barat yang digelar di Bale Asri Pusdai, Kota Bandung, Selasa (25/11/2025).

Usai menerima penghargaan, Saat temui disela kegiatan, Rabu, 26/11/2025, Aditia Yudisthira menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan satu instansi, tetapi hasil nyata dari kolaborasi lintas sektor di Kota Cimahi.

Sepanjang 2024, Pemkot Cimahi meluncurkan berbagai inovasi strategis untuk memperkuat intervensi penanganan stunting.

Program-program tersebut meliputi Rembuk Stunting yang melibatkan unsur masyarakat, pembentukan Tim Audit Kasus Stunting, serta program Pembinaan Calon Pengantin One Stop Service dan Kelambi Catin.

Selain itu, Pemkot juga membentuk Posyandu Campernik, memperkuat implementasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), meningkatkan kapasitas kader Posyandu dan kader kesehatan, serta memberikan edukasi kepada pelajar melalui Aksi Bergizi dan Sekolah Sehat.

Pemerintah Kota Cimahi berharap penghargaan ini menjadi pemicu untuk memperkuat sinergi antarinstansi serta mengoptimalkan program kesehatan ibu dan anak di masa mendatang. Dengan upaya yang konsisten, pemerintah optimistis prevalensi stunting di Cimahi dapat terus ditekan, sekaligus menyiapkan generasi muda yang sehat, unggul, dan siap bersaing menyongsong bonus demografi 2045. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *