Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Suasana pagi di Kota Cimahi terasa lebih semarak pada Kamis (16/10/2025), ketika bus wisata Saba Kota Cimahi (Sakoci) melintasi kawasan Jalan Pasar Atas. Bus bergaya klasik menyerupai trem ini menarik perhatian warga dengan desain unik dan nuansa ceria yang dibawanya.
Sekitar pukul 07.00 WIB, Sakoci mulai beroperasi, membawa penumpang menikmati perjalanan wisata keliling kota. Tak sekadar menjadi alat transportasi, bus ini hadir sebagai sarana edukatif yang memperkenalkan sejarah, budaya, serta ikon penting Kota Cimahi secara menarik dan interaktif.
Dikelola oleh Pemerintah Kota Cimahi, Sakoci menghadirkan pengalaman tur yang menyenangkan. Di dalamnya, penumpang disuguhi alunan musik, narasi informatif tentang kota, serta atmosfer hangat yang memadukan unsur hiburan dan pembelajaran.
Beberapa warga terlihat antusias saat bus melintas, bahkan ada yang melambaikan tangan penuh semangat. Salah satu penumpang, yang mengikuti tur pagi itu, mengungkapkan kesan positifnya.
“Asyik banget, bisa keliling kota sambil belajar sejarah Cimahi,” ujar Anne saat menaiki Sakoci.
Anne mengatakan, Sakoci sangat bermanfaat untuk edukasi bagi anak-anak dikota Cimahi apalagi menurut Cimahi sebagai kota militer berkaitan erat dengan sejarah dulu. ” Cimahikan sebagai kota militer ini wajib di edukasikan dan diperkenalkan pada anak-anak apalagi mengupas sejarah dahulu tentang era kolonial Belanda yang ada dikota Cimahi,” ungkapnya.
Kehadiran Sakoci menjadi bukti komitmen Pemkot Cimahi dalam mengembangkan sektor pariwisata yang ramah lingkungan dan edukatif. Inisiatif ini juga memperkuat citra Cimahi sebagai kota kreatif yang tengah bertransformasi, tanpa melupakan akar sejarah militernya.
Dengan konsep sederhana namun bermakna, Sakoci tidak hanya membawa penumpang mengelilingi kota, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap jati diri Cimahi. Upaya ini menunjukkan bahwa wisata kota bisa menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan warga dengan sejarah dan budaya lokal. (Gani Abdul Rahman)





