TEROPONG INDONESIA, Cimahi – Tak hanya fokus pada pangan, Pemkot Cimahi juga menyiapkan program pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui kerja sama dengan Politeknik TEDC, sebanyak 106 mahasiswa dari keluarga penerima manfaat (KPM) berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang D3 atau D4 tanpa biaya.
Program pendidikan gratis ini dirancang agar setelah lulus, mereka dapat langsung disalurkan ke dunia kerja.
“Ini bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bentuk bantuan beras, tetapi juga memberikan akses pendidikan agar generasi muda dari keluarga kurang mampu bisa tetap berkuliah,” kata Wali Kota Cimahi, Ngatiyana di Aula Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis 11 September 2025.
Tahun ini, sebut Ngatiyana, pihanya bisa menampung 106 orang untuk kuliah gratis di TEDC. Tidak hanya biaya pendidikan, tetapi juga ada uang saku.
Syaratnya khusus bagi warga kurang mampu dengan keterangan SKTM atau KIP.
“Harapannya, setelah lulus mereka langsung disalurkan untuk bekerja,” ungkapnya.
Ngatiyana juga menegaskan pihaknya bakal terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan.
Proses verifikasi dan validasi penerima manfaat dilakukan secara ketat, dengan prioritas diberikan kepada masyarakat miskin, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.
Dengan berbagai program ini, Pemkot Cimahi berharap kesulitan masyarakat dapat berkurang, baik dari sisi kebutuhan pangan maupun akses pendidikan.
“Pemerintah akan terus berpihak kepada masyarakat, khususnya mereka yang berhak menerima bantuan,” pungkas Ngatiyana. (Gani Abdul Rahman)





