Teropong Indonesian, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah strategis dalam upaya memperkuat infrastruktur kota dengan memindahkan lokasi portal pembatas kendaraan di Jembatan Raden Demang Hardjakusumah.
Inisiatif ini merupakan bagian dari persiapan renovasi besar jembatan yang direncanakan pada tahun 2026, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Jembatan yang menjadi akses utama menuju kompleks perkantoran Pemkot Cimahi ini akan ditata ulang dengan pendekatan lebih menyeluruh. Penempatan ulang portal pembatas tinggi kendaraan kini dirancang lebih jauh dari lokasi sebelumnya, yakni ke arah bundaran sebelum belokan Ciawitali.
Langkah ini bertujuan memberi ruang pandang yang lebih luas bagi pengemudi agar dapat mengantisipasi batas ketinggian kendaraan sejak awal.
“Dengan penempatan di lokasi baru, pengemudi punya waktu cukup untuk menyesuaikan. Ini bagian dari strategi kami menjaga akses jembatan tetap aman, tanpa mengganggu arus kendaraan,” ujar Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, Sabtu (16/8/2025).
Portal sebelumnya rusak akibat tertabrak kendaraan yang melintas, padahal peranannya krusial untuk mencegah kendaraan bertonase dan berketinggian berlebih melintasi jembatan yang masih dalam tahap kajian struktural. Pemkot kini tengah melakukan analisis kekuatan konstruksi jembatan sebagai dasar dari rencana renovasi tahun depan.
Adhitia menegaskan, langkah ini bukan hanya soal pembatasan fisik kendaraan, tetapi juga bagian dari visi jangka panjang membenahi wajah kota melalui revitalisasi infrastruktur.
“Pemasangan portal ini adalah upaya preventif sekaligus langkah awal menjelang renovasi total. Tahun depan, desain jembatan akan diubah. Kita ingin jembatan ini bukan sekadar jalur menuju kantor pemerintahan, tapi juga jadi ikon baru Kota Cimahi,” ujarnya.
Menurutnya, renovasi 2026 tak hanya akan menitikberatkan pada aspek teknis dan keamanan, tetapi juga pada elemen estetika dan identitas visual kota.
“Saat ini mungkin masyarakat sudah bosan dengan desain jembatan yang mirip UFO. Ke depan, kita siapkan konsep yang lebih representatif, membanggakan, dan mempercantik kota,” tambahnya.
Pemkot Cimahi berharap, jembatan ini kelak bisa berfungsi ganda sebagai prasarana vital yang kuat dan aman, serta sebagai simbol kemajuan Kota Cimahi yang berorientasi pada keselamatan dan estetika.
“Jembatan ini nantinya bukan hanya menghubungkan jalan, tapi juga menjadi penghubung antara pelayanan publik dan kebanggaan warga terhadap kotanya,” pungkas Adhitia. (Gani Abdul Rahman)





