TEROPONG INDONESIA – Proses daftar ulang bagi calon peserta didik baru di SMKN 3 Kota Cimahi pada tahun ajaran 2025/2026 berlangsung dengan antusiasme tinggi.
Sejak pagi, area sekolah dipenuhi oleh ratusan orang tua dan calon siswa yang mengikuti tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Total sebanyak 670 siswa baru diterima tahun ini, termasuk kuota tambahan dari program Pencegahan Anak Putus Sekolah (PAPS) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yang berisiko putus sekolah karena keterbatasan ekonomi atau hambatan sosial lainnya.
“PAPS adalah program afirmatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Keputusan Gubernur. Tujuannya adalah memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak yang berada dalam kondisi rentan,” jelas Ketua Pelaksana SPMB SMKN 3 Cimahi, Wiwik Wahyuni, Kamis (10/7/2025).
Pelaksanaan SPMB tahun ini sempat mengalami kendala teknis di tahap awal, terutama dalam hal akses ke server. Namun, secara keseluruhan proses berjalan lancar, terutama pada tahap kedua yang dinilai lebih tertib oleh pihak sekolah.
“Kendala hanya terjadi di awal karena server, tapi secara umum pelaksanaan berlangsung cukup baik,” ujarnya.
Setelah proses daftar ulang selesai, sekolah akan melanjutkan ke agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Penambahan kuota siswa juga berdampak pada peningkatan jumlah siswa per kelas, dari sebelumnya 36 menjadi 42 orang per kelas.
Wiwik menambahkan bahwa selama pelaksanaan SPMB, pihak sekolah tidak menerima banyak keluhan dari masyarakat. Mayoritas pertanyaan hanya terkait prosedur perpindahan jalur dari SMA ke SMK.
Di tengah keramaian daftar ulang, tampak raut bahagia terpancar dari wajah para siswa baru. Salah satunya adalah Zahra Nabila Putri (15), yang berhasil lolos masuk ke jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB).
“Senang banget, lega rasanya bisa masuk jurusan yang diinginkan,” ungkapnya sambil tersenyum.
Zahra mengaku memilih jurusan tersebut karena tertarik pada dunia digital dan teknologi perkantoran yang semakin relevan di era sekarang.
“Karena banyak pekerjaan sekarang yang berbasis komputer, jadi saya ingin mendalami bidang ini,” tambahnya.
Hingga siang hari, aktivitas daftar ulang di SMKN 3 Cimahi masih berlangsung dengan tertib dan antusiasme tinggi dari para orang tua dan siswa, mencerminkan semangat awal tahun ajaran baru yang penuh harapan. (Gani Abdul Rahman)





