Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, mengapresiasi konsistensi Forum Ormas dan LSM Kota Cimahi dalam menyelenggarakan pelatihan pemulasaran jenazah. Kegiatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan jumlah warga yang memiliki kemampuan mengurus jenazah sesuai syariat Islam.
Apresiasi itu disampaikan Wahyu saat menghadiri pelatihan pemulasaran jenazah yang diselenggarakan Forum Ormas Cimahi bekerja sama dengan Persikindo, Garda Nasional (GGN), dan Yayasan Baitul Mukhlishin di D’ Kores.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti pelatihan.
Ia menilai pengurusan jenazah merupakan pekerjaan mulia yang membutuhkan pengetahuan, keterampilan, serta kesediaan untuk membantu sesama.
“Tidak semua orang mau dan tidak semua orang mampu mengurus jenazah karena memang ada ilmunya,” ujar Wahyu.
Menurutnya, pelatihan semacam ini memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Ketersediaan tenaga pemulasaran jenazah yang terlatih sangat dibutuhkan, terutama ketika warga menghadapi musibah kematian dan memerlukan bantuan untuk menjalankan proses pengurusan jenazah secara benar.
Wahyu mengungkapkan, kegiatan yang telah memasuki angkatan kelima tersebut menunjukkan keseriusan penyelenggara dalam membangun kapasitas masyarakat. Ia berharap semakin banyak warga, khususnya kaum ibu, yang bersedia mempelajari dan menguasai keterampilan pemulasaran jenazah.
“Ini sangat luar biasa. Berarti nanti semakin banyak ibu-ibu yang mampu dan mau untuk mengurus jenazah. Insya Allah, semakin tenang warga yang akan meninggal,” ungkapnya.
Wahyu juga menceritakan pengalamannya di lingkungan tempat tinggalnya di Kelurahan Leuwigajah. Ketika ada warga meninggal dunia, jumlah orang yang mampu dan bersedia mengurus jenazah masih terbatas sehingga masyarakat kerap mengandalkan orang-orang yang sama.
Bahkan, ketika dua warga meninggal dunia dalam waktu bersamaan, proses pemulasaran dapat mengalami antrean karena keterbatasan tenaga yang tersedia.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi gambaran bahwa pelatihan pemulasaran jenazah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kebutuhan sosial yang perlu terus diperkuat.
Ia berharap program serupa dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Kota Cimahi. Dengan bertambahnya tenaga terlatih, warga diharapkan lebih mudah mendapatkan bantuan ketika menghadapi kedukaan.
Wahyu menegaskan, DPRD Kota Cimahi mendukung penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta organisasi kemasyarakatan untuk mendorong kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kota Cimahi semakin kuat. (Gani Abdul Rahman)





