Teropong Indonesia, KOTA SUKABUMI – Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Anita Fajarianti, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perhatian pemerintah.
Aduan tersebut disampaikan warga kepada Anita melalui pesan Messenger. Dalam laporan itu, warga menyampaikan kondisi rumah yang berada di Kampung Tegallaya, RT 03/RW 04, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Warga mengeluhkan kondisi rumah yang sudah mengalami kerusakan. Bagian depan rumah disebut dalam kondisi memprihatinkan, sementara bagian dapur mengalami kebocoran. Warga juga mengirimkan foto kondisi rumah sebagai bahan laporan kepada Anita.
Mendapat aduan tersebut, Anita langsung merespons dan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi untuk memastikan kondisi warga tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
“Alhamdulillah, kemarin kami mendapatkan aduan dari masyarakat melalui pesan Messenger. Setelah menerima laporan tersebut, saya langsung merespons dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi, Dokter Lulis, untuk menindaklanjuti kondisi warga tersebut,” ujar Anita.
Selain berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Anita mengatakan persoalan rumah tidak layak huni atau Rutilahu juga akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, sehingga penanganannya dapat disesuaikan dengan kewenangan dan program yang tersedia.
“Untuk Rutilahu, nanti akan kita koordinasikan dengan PUTR. Mudah-mudahan ada solusi dan bisa mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi serta ketentuan yang berlaku,” katanya.
Menurut Anita, laporan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. Karena itu, setiap aduan yang diterima akan berusaha ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama perangkat daerah terkait.
“Kami akan terus berupaya menyampaikan dan mengawal aspirasi masyarakat. Mudah-mudahan warga yang rumahnya mengalami kerusakan ini bisa mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah,” ucapnya.
Anita menegaskan, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menyerap aspirasi, tetapi juga memastikan setiap persoalan yang disampaikan warga memiliki jalur tindak lanjut yang jelas.
“Intinya, ketika ada masyarakat yang menyampaikan persoalan, kami akan berusaha membantu menghubungkan dengan dinas atau instansi terkait agar bisa dicarikan solusi,” pungkasnya.(fal)





