Atasi Masalah Pertanahan, Lulusan Muda Papua Siap Kembali Bantu Masyarakat

Sumber: atrbpn.go.id

TEROPONG INDONESIA – Masih banyaknya persoalan hukum dan pemahaman hak atas tanah di Papua mendorong generasi muda daerah itu untuk mendalami ilmu pertanahan. Harapannya, bekal pengetahuan yang didapat dapat dimanfaatkan untuk melindungi hak masyarakat dan menyelesaikan berbagai sengketa lahan yang sering terjadi.

Rafael Korwa, taruna tingkat II asal Merauke, Papua Selatan, mengaku ketertarikannya pada dunia peta sejak kecil mengantarkannya memahami peran strategis bidang agraria. Ia menyadari bahwa banyak warga di kampung halamannya belum memahami status hukum tanah yang dimiliki.

“Saya sadar ilmu ini sangat dibutuhkan. Banyak masyarakat belum paham haknya, sehingga rentan mengalami kerugian atau terlibat sengketa. Setelah lulus nanti, saya ingin kembali dan berbagi pengetahuan agar mereka lebih mengerti dan bisa melindungi asetnya sendiri,” ungkap Rafael.

Kisah kedua taruna ini membuktikan bahwa kebutuhan tenaga ahli di bidang pertanahan tidak hanya ada di kota besar, tetapi juga sangat mendesak di daerah yang memiliki karakteristik pengelolaan lahan yang unik.

Bagi lulusan SMA/sederajat yang memiliki minat serupa, pendaftaran calon taruna Politeknik Agraria STPN tahun ajaran 2026/2027 masih dibuka hingga 18 Juni 2026. Informasi lengkap dapat diakses melalui situs resmi stpn.ac.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *