Ragam  

Dinkes Cimahi Tingkatkan Keamanan Pangan, SPPG Diperkuat Lewat Pelatihan MBG

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi resmi membuka pelatihan kesehatan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Cimahi.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas keamanan pangan sekaligus memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan aman dan optimal.

Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), tim MBG Kota Cimahi, serta para ahli gizi.

Para peserta mendapatkan materi yang komprehensif, mulai dari pengelolaan makanan secara higienis, penerapan standar keamanan pangan, hingga pemenuhan gizi seimbang bagi para penerima manfaat, khususnya peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dr. Mulyati, S.Kep., Ners., M.Kes., menegaskan bahwa SPPG memiliki peran penting dalam menjaga kualitas makanan yang didistribusikan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam mendukung keberhasilan program MBG.

“SPPG memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program nasional. Oleh karena itu, aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya, Senin, (13/4/2026).

Selain pelatihan, Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga terus memperkuat pengawasan melalui penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hingga saat ini, sebanyak 36 sertifikat telah diterbitkan, sementara 16 lainnya masih dalam proses pengajuan. Pengawasan dilakukan secara rutin, mencakup pemeriksaan peralatan memasak hingga pengujian kualitas air di laboratorium.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Cimahi dalam mendukung program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sejak usia dini.

Melalui pelatihan ini, seluruh SPPG diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional sesuai standar yang telah ditetapkan. program MBG dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi kesehatan generasi penerus bangsa. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *