Sejarah Persawoan dan Kesejahteraan Masyarakat, Desa Sukatali Rayakan 250 Tahun dengan Gebyar Budaya Spektakuler

Bupati Sumedang bersama Kepala Desa Sukatali

‎Pewarta : Steven Gervan

‎Teropong Indonesia – Sumedang-, Lapangan Pananjung Manunggal V, Desa Sukatali, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, menjadi saksi kemeriahan Festival Budaya dalam rangka Milangkala Desa Sukatali ke-250, Kamis (20 November 2025). Acara itu dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga Desa Sukatali dan tamu undangan lainnya.

‎Di antara tamu undangan penting, hadir Bupati Sumedang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Camat Situraja, Kapolsek Situraja, Danramil Situraja, Kepala Desa Sukatali, serta para kepala desa dari wilayah Kecamatan Situraja.

‎Milangkala Desa Sukatali dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya, seperti Gebyar Tari Umbul, Reak Desa Sukatali, Calung Desa Sukatali, Jaipongan Mojang Priangan, Lodaya Putih, dan hiburan organ tunggal.

‎Kepala Desa Sukatali, Edi Sujana, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. “Alhamdulillah, Milangkala Desa Sukatali yang ke-250 ini setiap tahun saya selenggarakan untuk menggali potensi persawoan. Sawo memiliki sejarah penting bagi desa kami, di mana masyarakatnya sejahtera berkat buah sawo. Dulu, Pangeran Sumedang memberikan sawo kepada Pa Satir untuk ditanam di Sukatali, dan Alhamdulillah dari hasil sawo ini sangat mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

‎Edi Sujana juga menambahkan bahwa dalam rangka Milangkala ini, pihaknya memberikan dukungan dan harapan kepada pemerintah, baik provinsi maupun daerah, untuk setiap program yang dijalankan.

‎”Apapun programnya, saya akan bantu mendukung, baik itu ketahanan pangan, penanganan stunting, atau pengentasan kemiskinan. Rumah tidak layak huni akan segera kami perbaiki dengan bantuan dari desa, baik berupa bambu maupun kayu, untuk menuntaskan kemiskinan dan mewujudkan rumah layak huni. Untuk ketahanan pangan, bantuan harus berkelanjutan, dan kami berencana membuat Peraturan Kepala Desa (Perkades) atau bahkan Peraturan Desa (Perdes) agar lebih kuat,” ungkapnya.

‎Bupati Sumedang, Doni Ahmad Munir, dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif Desa Sukatali dalam melestarikan budaya dan menggali potensi lokal.

‎”Saya sangat mengapresiasi Desa Sukatali yang telah berhasil menyelenggarakan festival budaya ini sebagai bagian dari Milangkala ke-250. Ini adalah bukti nyata bahwa Desa Sukatali memiliki komitmen yang tinggi dalam melestarikan warisan budaya dan menggali potensi lokal, khususnya buah sawo, yang telah menjadi ikon desa ini,” ujar Bupati Doni Ahmad Munir.

‎Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Desa Sukatali dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan desa.

‎”Kami akan terus memberikan dukungan, baik dari segi anggaran maupun program-program pembangunan, agar Desa Sukatali dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Sumedang,” katanya.

‎Edi Sujana menutup sambutannya dengan harapan agar Desa Sukatali kedepannya menjadi lebih baik, lebih maju, dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *