Pewarta : Steven Gervan
TEROPONG INDONESIA- Sumedang-, BAZNas Republik Indonesia bersama BAZNas Kabupaten Sumedang terus berinovasi dalam memberdayakan penerima manfaat zakat. Salah satunya melalui pelatihan bertema “Optimalisasi Konten Media Sosial” yang digelar selama dua hari di Aula BAZNas Sumedang, Rabu (12/11/2025).
Sebanyak 30 penerima zakat produktif dari berbagai sektor usaha dilatih untuk menguasai keterampilan digital. Mulai dari cara mempromosikan produk secara daring, membuat konten kreatif, hingga membangun citra usaha di media sosial.
Ketua BAZNas Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk membantu mustahik bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri.
“BAZNas tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menciptakan peluang agar para penerima manfaat mampu berdikari secara ekonomi. Kami ingin zakat benar-benar mengangkat kesejahteraan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Perwakilan BAZNas RI, Agung Sugeng Pramono, menyebut bahwa penguasaan digital merupakan kebutuhan mendesak di era sekarang. Dengan kemampuan pemasaran digital, para pelaku usaha mikro binaan diharapkan mampu memperluas pasar tanpa batas wilayah.
“Keterampilan digital akan menjadi kunci agar mereka dapat bersaing di tengah perubahan ekonomi modern,” katanya.
Para peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari praktisi digital marketing yang membimbing mereka membuat konten sesuai dengan karakter produk masing-masing.
Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi wirausaha digital baru di Sumedang yang tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga mampu menjadi contoh sukses pemanfaatan zakat produktif yang tepat sasaran.
Zakat Produktif Naik Kelas, BAZNas Cetak Wirausaha Digital di Sumedang





