Resmi Dilantik jadi Sekda Kota Cimahi, Maria Fitriana Sebut Fokus Tata Kelola dan Efisiensi Anggaran

TEROPONG INDONESIA, Cimahi – Pemerintah Kota Cimahi resmi memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) definitif setelah Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, melantik Maria Fitriana di Aula A Pemkot Cimahi pada Kamis (28/8/2025).

Pelantikan ini menjadi penanda penting bagi roda pemerintahan Kota Cimahi yang kini memasuki fase penataan dan percepatan program pembangunan, di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Maria Fitriana, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cimahi, dipercaya menempati jabatan strategis sebagai Sekda menggantikan Penjabat (Pj) sebelumnya, Muhammad Ronny, yang kini kembali pada posisi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Dalam sambutannya, Wali Kota Ngatiyana menekankan pentingnya kehadiran Sekda definitif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Ia menyebut, posisi Sekda sebagai pejabat tertinggi ASN di daerah menjadi kunci dalam pelaksanaan berbagai program prioritas.

“Dengan telah dilantiknya Sekda definitif, pelaksanaan tugas pemerintah bisa lebih optimal. Tidak lagi 80 persen, tapi 100 persen bekerja tanpa keraguan dalam pengambilan keputusan,” tegas Ngatiyana.

Ia juga menggarisbawahi bahwa pengangkatan Maria Fitriana telah melalui proses seleksi terbuka (open bidding) yang melibatkan panitia seleksi (pansel) independen dari kalangan akademisi.

“Prosesnya panjang, dari banyak calon mengerucut menjadi tiga dan akhirnya satu. Keputusan ini adalah hasil terbaik dari pansel,” tambahnya.

Ngatiyana turut mengingatkan bahwa tantangan besar menanti, terutama terkait keterbatasan anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah. Untuk itu, Sekda dituntut mampu menjadi manajer yang handal dalam mengarahkan organisasi perangkat daerah (OPD) bekerja secara efektif dan efisien.

“Anggaran harus digunakan semaksimal mungkin untuk program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Kegiatan seremonial akan dikurangi, dan kita fokus pada hal-hal yang benar-benar dibutuhkan warga Cimahi,” ujarnya.

Terkait sejumlah jabatan eselon II yang masih kosong, Ngatiyana memastikan pengisian akan dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku, agar roda organisasi dapat berjalan lebih optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Maria Fitriana yang akrab disapa Pipit mengaku siap menjalankan arahan wali kota dengan mengedepankan peran Sekda sebagai manajer organisasi. Ia menyatakan akan segera melakukan konsolidasi internal agar seluruh OPD selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

“Tugas kami adalah menyampaikan dan menerjemahkan visi-misi serta program Pak Wali dan Pak Wakil ke seluruh OPD. Fokus awal kami adalah penataan anggaran perubahan dan rencana 2026,” jelasnya.

Menurutnya, walaupun selama masa Pj Sekda sebagian besar program tetap berjalan, namun ada sejumlah area yang belum sepenuhnya tersentuh dan kini menjadi prioritas.

“Kita akan fokus pada program-program prioritas, termasuk infrastruktur dan pembenahan layanan publik. Dengan keterbatasan anggaran baik dari pusat maupun provinsi, maka prioritas harus benar-benar tepat sasaran,” tandasnya.

Dengan pelantikan ini, diharapkan Pemerintah Kota Cimahi bisa bergerak lebih gesit dalam menyusun dan merealisasikan program-program strategis yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *