Pemkot Cimahi Fokus Selesaikan Penataan Bundaran Jati, Progres Ducting Telah Capai Tahap Akhir

Teropong Indonesia, KOTA CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi terus menunjukkan komitmennya dalam penataan Bundaran Jati sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kota dan kenyamanan publik. Meskipun menghadapi sejumlah tantangan teknis, khususnya terkait utilitas kabel fiber optik, progres proyek menunjukkan arah yang positif.

Jalur ducting sebagai infrastruktur utama relokasi kabel udara ke bawah tanah telah rampung dibangun. Proses penurunan kabel kini memasuki tahap lanjutan yang memerlukan koordinasi cermat dengan para pemilik jaringan.

“Ducting-nya sudah selesai, tinggal proses penurunan kabel yang memerlukan waktu dan ketelitian. Kita pastikan koneksi tidak terganggu selama pemindahan berlangsung,” ujar Made Wardana, Jafung Teknik Jalan dan Jembatan Ahli Muda Bina Marga, Jumat (8/8/2025).

Menurutnya, sebagian besar penyedia jaringan resmi yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (Apjatel) telah menyelesaikan penurunan kabel. Saat ini, fokus utama adalah menyelesaikan kabel-kabel milik pihak lain yang belum teridentifikasi secara resmi.

“Semua anggota Apjatel sudah beres. Sisanya tinggal beberapa kabel dari pihak yang belum terdata. Tapi kita terus berupaya menjalin komunikasi dan mendorong kerja sama yang baik,” jelas Made.

Pemkot Cimahi juga telah mengambil langkah-langkah administratif dengan melayangkan surat resmi sebagai bentuk pendekatan persuasif. Jika hingga batas waktu yang ditentukan belum ada tindak lanjut, pemerintah siap mengambil langkah tegas sesuai aturan demi kelancaran proyek.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Wilman Sigiansyah, menyatakan bahwa proyek ducting ini merupakan bagian dari visi besar untuk mempercantik wajah kota.

“Kabel-kabel yang tadinya menggantung di udara akan dialihkan ke dalam tanah. Ini tidak hanya soal estetika, tapi juga soal keamanan dan efisiensi tata ruang,” kata Wilman.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, sebelumnya juga menegaskan bahwa relokasi kabel ke bawah tanah merupakan bagian dari upaya membangun kota yang lebih rapi, modern, dan nyaman bagi warganya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk PLN dan Telkom, untuk menyelesaikan penataan utilitas di titik-titik vital yang masih tersisa.

“Insyaallah bulan depan semua sudah tertangani. Tinggal ruas Jalan Jatiserut dan Cihanjuang serta beberapa kabel yang memerlukan penanganan khusus,” ujarnya.

Pemkot Cimahi juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam proyek ini, terutama karena beberapa kabel terkait jaringan tegangan tinggi dan instansi strategis.

Meski menghadapi kendala teknis, semangat kolaborasi dan keterbukaan terus dijaga. Penataan Bundaran Jati diharapkan menjadi contoh transformasi ruang publik yang memperhatikan keindahan kota sekaligus efisiensi infrastruktur. (Gani Abdul Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *